33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Tenaga Asing Naik 7 Kali Lipat

Didominasi WNA China, Temukan Tak Berdokumen

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jateng semakin dibanjiri tenaga kerja asing (TKA). Tercatat, hingga 31 Juli lalu, jumlah tenaga kerja asing di Jateng naik tujuh kali lipat dibanding akhir 2017. Data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, pada akhir 2017 lalu, jumlah TKA di Jateng sebanyak 2.119 orang, kini naik menjadi 14 ribu orang di semester I/2018. Jumlah tersebut didominasi tenaga kerja asing asal China sebanyak 4.219 orang. Disusul Jepang 1.744 orang, Korea Selatan dan India masing-masing 1.598 dan 1.430 orang. Kebanyakan dari TKA ini bekerja di sektor profesional.

Kepala Disnakertrans Jateng, Wika Bintang, mengatakan, persebaran 14 ribu TKA di Jateng ini belum diketahui secara pasti. Pihaknya sedang mencari tahu, sebab data tersebut didapatkan secara online. ”Karena izin awal memang biasanya di pusat. Sehingga yang kami tahu hanya data asal mereka dari mana,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Wika menyebut, serbuan tenaga asing di Jateng ini bisa jadi dikarenakan banyaknya investasi baru. Karena biasanya, Penanaman Modal Asing (PMA) di tahun awal memang masih mendatangkan tenaga dari negara asal sebagai tim ahli. ”Tapi kami berharap, nantinya akan ada alih teknologi. Memang ada beberapa posisi yang belum bisa ditempati pekerja lokal, tapi nanti ada waktunya,” jelas Wika.

Wika meminta agar TKA bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebab, sebelumnya pihaknya menemukan TKA di Jateng dengan sejumlah pelanggaran. Misalnya, tidak berdokumen. Seperti hasil sidak pada dua perusahaan di Jepara, yakni PT Jiale Indonesia Textile dan PLTU Tanjung Jati B Jepara.

Dalam sidak, ditemukan ketidakcocokan data dengan kondisi lapangan. Data yang dimiliki Kementerian Tenaga Kerja, perusahaan tersebut mempekerjakan 137 TKA. Hanya saja, ketika dilakukan pengecekan hanya ada 56 TKA. ”Bahkan dari jumlah tersebut, perusahaan hanya bisa menunjukkan 34 dokumen dan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing, Red) pekerja,” jelas Wika.

”Saya minta segera dilengkapi, dalam waktu dekat kami akan ke sana lagi,” janjinya.

Bentuk pelanggaran lain, sejumlah TKA yang sudah bekerja selama kurang lebih 4 tahun ini, ia katakan tidak bisa berbahasa Indonesia. Padahal, berdasar Surat Edaran Gubernur 2015, TKA di Jateng harus mengantongi sertifikat Bahasa Indonesia. Bagi yang belum memiliki, pemerintah memberikan waktu kursus dengan menunjukkan salah satu perguruan tinggi sebagai fasilitator.

”Sehingga komunikasinya luar biasa sulit. Ini kami minta agar 3-4 bulan ini segera belajar. Karena ada 4.000 lebih pekerja lokal dikhawatirkan nanti terjadi salah paham. Apalagi ini kan diekspor,” bebernya. ”Selama ini mereka pakai bahasa China,” ujarnya memberitahukan.

Dikatakan pula, berdasar pantauan sidak, para TKA ini juga melakukan pekerjaan yang sebenarnya bisa dilakukan pekerja lokal. Untuk itu, ia sampaikan kepada perusahaan bahwa Disnakertrans siap memberikan pelatihan kepada pekerja lokal sesuai dengan yang mereka butuhkan.

Sementara itu, di PLTU Tanjung Jati B Jepara masih ditemukan TKA dari Thailand, sementara izinnya hanya ada TKA dari Jepang, Korea, dan Afrika Selatan. ”Kami minta mereka melengkapi datanya dulu, jangan sampai melebihi data yang mereka sampaikan,” katanya. (sga/aro)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalan Penghubung Antar Desa Ambrol

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang, berdampak kepada ambrolnya jalan penghubung antar desa di Kecamatan Bergas. Jalan yang terletak di...

Satlantas Bentuk Komunitas Korban Laka

SEMARANG - Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kota Semarang masih cukup tinggi. Berdasar data dari Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, dua bulan terakhir...

Kecam Kekerasan Terhadap Tokoh Agama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Belakangan ini sejumlah tokoh agama di beberapa tempat menjadi korban tindak kekerasan. Atas rentetan insiden itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai...

Irit Dana, Dijamin Tetap Meriah

PEKALONGAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 pada 1 April mendatang. Beragam acara akan diselenggarakan dalam rangkaian peringatan tersebut. Walaupun...

Angkat Kuliner Khas Semarang

SEMARANG – Penyedia layanan on-demand dengan basis teknologi yakni Go-Jek mencoba mengangkat kuliner khas Semarang dengan menggelar Go-Food Culinary Festival di Semarang Jumat (25/8)...

Mitsubushi Segera Luncurkan XM Concept

SEMARANG – Penjualan kendaraan niaga Mitsubishi saat ini memang masih mendominasi. Namun hadirnya small MPV dengan XM Concept yang rencananya akan diluncurkan pada tahun...