31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

Dancing Fountain Tiba-Tiba Ditutup

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Komisi C DPRD Kota Magelang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi air mancur menari (dancing fountain) di Alun-alun Magelang, Kamis (2/8). Sidak ini dilakukan karena adanya laporan penutupan dancing fountain yang belum genap setahun diresmikan dan menimbulkan kecurigaan Komisi C DPRD Kota Magelang.

Rombongan Komisi C DPRD diikuti oleh Wakil Ketua Komisi C Aktib Sundoko, Sekretaris Komisi C Sallafudin, serta anggota Komisi C Moch Haryadi dan IG Sutarman. Mereka ditemui pelaksana kegiatan perbaikan, Dulkhamid. Rombongan melihat-lihat kondisi kolam air mancur yang tidak banyak terisi air dan kabel-kabel di atas dasar kolam. Komisi C juga sempat melihat air pengisian kolam yang mengalir kecil.

Haryadi mengaku banyak ditanya masyarakat soal penutupan air mancur. Tapi belum menerima keterangan yang jelas dari pihak eksekutif maupun pelaksana kegiatan mengenai penutupan dancing fountain. “Masyarakat hanya tahu, kalau sedang ada perbaikan. Lha daripada ditanya tapi tidak bisa menjawab, maka kami berinisiatif untuk datang ke lokasi air mancur yang ditutup dan dapat keterangan kalau yang akan dibetulkan adalah kabelnya,” beber Haryadi.

Aktib mempertanyakan lebih lanjut kepada pelaksana soal kejelasan maksud penggantian kabel. “Itu kabel diganti karena tidak spek (spesifikasi) atau karena apa?” tanya Aktib.

Sementara Dulkhamid menuturkan, dirinya tidak bisa menjelaskan secara detail soal teknis kabel, karena tidak begitu paham.“Saya hanya disuruh sama Pak Budi, bos saya dari Semarang untuk mempersiapkan penggantian kabel. Nanti yang ganti teknisi lain. Saya hanya disuruh membantu. Saya hanya pelaksana. Yang lebih tahu soal kabel adalah tiga orang yang baru saja kembali ke Semarang tadi. Katanya mereka mau datang lagi nanti malam sambil membawa kabel pengganti,” jelas Dulkhamid.

Terkait dengan kecilnya debit air, Dulkhamid mengaku, pengisian air bertahap dan memerlukan waktu berhari-hari. “Ya butuh sampai dua hari. Tetapi biasanya kita akan pasang selang tambahan,” beber Dulkhamid.

Kepala Seksi Pertamanan dan PJU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Magelang, Yetty Setyaningsih, menjelaskan proyek yang menelan anggaran Rp 4,9 miliar dan selesai akhir Desember 2017 lalu, memang sedang dalam masa perbaikan. Perbaikan harus dilakukan agar kinerja dancing fountain bisa lebih maksimal. “Harapannya, bisa terselesaikan dalam satu minggu ke depan. Terpaksa kita tutup, karena yang diperbaiki menyangkut kabel,” tandas Yetty. (mg30/mg31/had)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...