33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Taat Pajak, 37 Desa Diberi Reward

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Bupati Semarang Mundjirin memberikan penghargaan kepada 37 desa di delapan kecamatan yang mampu melunasi pajak bumi dan bangunan (PBB) terbaik tahun 2007. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati kepada para Kepala Desa di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Rabu (1/8).

Mundjirin mengingatkan PBB menjadi salah satu pendapataan daerah yang penting guna membiayai kegiatan pembangunan dan pemerintahan. Sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Dikatakannya, kontribusi PAD ke APBD mengalami peningkatan yang baik dalam kurun waktu lima tahun terakhir. “Karenanya, upaya peningkatannya harus terus diperjuangkan,” kata Mundjirin.

Data yang ada di Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, pada 2014 kontribusi PAD atas APBD mencapai angka 16,32 persen dan meningkat menjadi 19,54 persen.

Pencapaian tersebut menurut Mundjirin tidak lepas dari kerja keras semua pemangku kepentingan termasuk kerja keras para kepala desa yang terus menggugah kesadaran warga membayar PBB.

Pemberian penghargaan kepada desa pelunas PBB terbaik tahun 2017 itu, merupakan bentuk perhatian Pemkab Semarang yang berimplementasi berat. Dimana tuntutan meningkatkan prestasi kinerja yang lebih baik di masa mendatang.

Desa penerima penghargaan pelunasan PBB tercepat dengan baku diatas Rp 100 juta adalah Desa Rembes dan Truko Kecamatan Bringin. Sedangkan penghargaan untuk desa dengan baku dibawah Rp 100 juta adalah Desa Siwal Kecamatan Kaliwungu.

Kemudian Desa Ngasinan (Susukan) dan Kwarasan (Jambu). Selain itu juga diserahkan penghargaan untuk 31 desa yang mencapai pelunasan PBB sebelum jatuh tempo tanggal 30 September 2017.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang Abdullah Masykur menjelaskan realisasi pendapatan daerah di 2017 seluruhnya melebih target yang ditetapkan. Dimana realisasi pendapatan asli daerah mencapai Rp 417.417.848.831 atau 114,77 persen dari target yang ditentukan. “Sedangkan realisasi pajak daerah Rp 168.523.225.446 (121,47 persen) dan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan tercatat Rp 37.381.129.207 (109,80 persen),” kata Masykur.

Sementara hingga akhir bulan pertama semester II tahun 2018, realisasi PAD baru tercapai 45 persen, realisasi pajak daerah 82 persen dan realisasi PBB sebesar 27,72 persen. “Harapannya seluruh target dapat terpenuhi sehingga diperlukan kerja keras semua pihak terkait. Penghargaan yang diberikan kali ini juga bertujuan untuk memacu semangat dan kinerja para pelaksana,” katanya. (ewb/bas)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...