33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

1.800 Kg Beras Raskin Dicuri

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 90 kantong beras miskin (raskin) yang belum sempat dibagikan kepada warga miskin di Desa Boyoteluk, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Perkalongan, dicuri. Peristiwa itu diketahui pada Selasa (31/7) malam.

Padahal beras raskin tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh warga, mengingat harga beras kualitas premium saat ini di atas Rp 11 ribu per kilogramnya, sedangkan raskin hanya Rp 2.500 per kilogram.

Dengan hilangnya 90 kantong yang berisi 20 kilogram per kantongnya, atau 1.800 kilogram maka dipastikan 120 warga miskin tak bisa menerima raskin bulan Agustus 2018 ini.

Perangkat Desa Boyoteluk, Kecamatan Wonoketo, Yahya, mengatakan, pihak desa saat ini sedang kebingungan mencari penganggantinya, mengingat warga sudah menagih raskin.

“Dugaan kami pencurian terjadi sekitar jam tiga Selasa pagi. Pencuri masuk dengan membobol pintu samping balai desa, kemudian merusak meja tenis yang menutupi pintu di sebelahnya,” ungkap Yahya.

Yahya juga mengatakan bahwa yang pertama kali melapor ada pencurian beras, adalah dari salah satu warga yang berdagang sayur keliling, yang kebetulan lewat kantor balai desa. “Kami langsung melaporkan ke Polsek setempat,” kata Yahya.

Sementara itu, Humas Gudang Bulog Divre IV Bondansari, Wiradesa. Moh Arif, menjelaskan bahwa hilangnya 90 kantong raskin di kantor Balai Desa Boyoteluk, bukan menjadi tanggung jawab gudang Bulog. Karena beras tersebut sudah dikirim sejak seminggu yang lalu, namun belum dibagikan oleh pihak desa.

Menurutnya pihak desa harusnya segera membagikan raskin, setelah Gudang Bulog Divre IV Bondansari mengirimnya ke kantor balaibdesa dan tidak menyimpannya terlalu lama.

“Tugas kami hanya mengantarkan raskin sampai balai desa, jika sudah diterima oleh pihak desa, serta dilakukan penadatangangan BAST, maka  itu diluar tanggung jawab Bulog,” jelas Arif. (thd/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peserta Kudus Juara 10 K

KUDUS – Ajang Kaskus Kudus Half Marathon Minggu (24/9) pagi kemarin tidak hanya diikuti oleh para komunitas lari dari berbagai daerah. Namun, sejumlah atlet...

Hendi : Bergerak Bersama Konsep Terbaik Pengembangan Kota

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pencapaian yang dilakukan Kota Semarang selama ini tidak lepas dari peran masyarakat yang selalu Bergerak Bersama sesuai jargon pembangunan kota. Hal tersebut...

Baru Sembilan SMP Siap Gelar UNBK

UNGARAN–Saat ini baru 9 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Semarang yang siap menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Meski begitu, bukan berarti sekolah...

IPU Kasasi Lawan Sopir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tak puas dengan putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, PT Indo Permata Usahatama (IPU) langsung ajukan kasasi...

BUMDes Berdayakan Warga Desa

RADARSEMARANG.COM, BRINGIN - Desa Tempuran sedang dalam proses pembuatan BUMDes untuk memberdayakan masyarakat. Saat ini pemerintah desa (Pemdes) sedang mencari orang-orang yang akan menjadi...

Pedagang Pungkuran Siap Boyongan ke MAJT

SEMARANG- Ratusan pedagang Pasar Pungkuran kompleks Kanjengan mendatangi tempat relokasi kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)  pada Sabtu (26/8) malam menjelang dinihari.  Didampingi Kepala...