33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Telusuri Keterlibatan Oknum Polisi

Kasus Kapal Kayu Bermuatan 10 Ton Solar

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah memastikan akan memantau penanganan kasus dugaan penyelundupan BBM jenis solar dengan kapal kayu di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dalam kasus ini, Ombudsman sebagai lembaga negara akan memastikan aparat penegak hukum tidak melakukan maladministrasi selama penyelidikan berlangsung.

Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Sabarudin Hulu, mengatakan, Ombudsman Jateng akan terus mendorong aparat penegak hukum bersungguh-sungguh saat melakukan penyidikan, karena dalam kasus ini bisa saja diterapkan UU Migas dan UU Kepabeanan.

“Jika memang terbukti ada pihak yang melakukan maladministrasi dalam kasus ini, mereka dapat melaporkan ke Ombudsman Jateng, dan apabila tidak ada yang melapor, maka kami juga memiliki hak untuk melakukan investigasi atas prakarsa sendiri terkait proses penyelidikan kasus tersebut,” kata Sabarudin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (30/7).

Sabarudin menambahkan, sesuai UU  Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, aparat penegak hukum dituntut dapat melakukan proses penyidikan tanpa adanya maladministrasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kapal kayu bermuatan 10 ton BBM  jenis solar diamankan aparat kepolisian di area Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (24/7) lalu. Saat ini, kapal kayu tersebut sudah diamankan pihak Ditpolairut Polda Jateng.

Kasubdit Gakum Ditpolairut Polda Jateng, AKBP Antonius Anang, menyampaikan, penangkapan kapal kayu bermuatan solar tersebut bermula saat Polair Mabes Polri melakukan patroli rutin di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

“Pada hari Selasa, 24 Juli, lalu, kapal BKO dari Ditpolair Baharkam Mabes Polri melakukan patroli rutin dan menemukan sebuah kapal tanpa nama yang mengangkut BBM sebanyak 10 ton,” jelas Anang saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantornya, Senin (30/7).

Ia menambahkan, saat diperiksa, nahkoda kapal tidak mampu menunjukkan surat-surat izin yang diperlukan. Alhasil, proses pemeriksaan dilanjutkan lebih mendetail oleh Ditpolairut Polda Jateng.

Salah seorang warga berinisial YS menyampaikan, sebanyak 3 orang diamankan saat penangkapan tersebut. Selain itu, diduga pemilik kapal maupun solar ilegal itu adalah oknum polisi berinisial T.

“Salah satu yang ditangkap itu sepertinya seorang polisi berinisial T yang saat ini bertugas di Purworejo, kedua orang sisanya lagi saya tidak begitu mengenal mereka,” ucap YS.

Saat dikonfirmasi mengenai adanya dugaan keterlibatan oknum polisi, Antonius Anang mengatakan, pihaknya akan menelusuri dugaan itu. Apabila memang benar terbukti, maka tidak menutup kemungkinan oknum tersebut bisa ditetapkan sebagai salah satu tersangka.

“Hingga kini kami sudah menetapkan seorang tersangka, namun apabila selama proses penyidikan berlangsung tidak menutup kemungkinan akan ada pihak lain yang juga ditetapkan sebagai tersangka,” kata Anang.

Hingga kemarin, asal kedatangan kapal dan tujuannya masih didalami penegak hukum. Apabila dugaan penyelundupan kapal tersebut terbukti benar, maka petugas perlu berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait untuk mencegah potensi penyelundupan yang berkelanjutan. (cr2/mha/aro)

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Sajikan Suket Teki, Wihaji Tabuh Kendang

RADARSEMARANG.COM BATANG – Lagu langgam Jawa, Suket Teki menggema dalam pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Popda) Kabupaten Batang Selasa (6/2) kemarin. Namun ada yang unik...

Penyalahgunaan Internet Rusak Norma Pelajar

RADARSEMARANG.COM - DI era globalisasi ini  internet sudah menjadi hal yang penting bagi sebagian besar masyarakat di seluruh dunia yaitu untuk kepentingan bisnis, berita, media...

Jembatan Kayu Putus, Truk Terjun ke Sungai

DEMAK - Jembatan kayu  di atas Kali Serang yang menghubungkan Desa Rejosari, Kecamatan Mijen, Demak dengan Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, pagi kemarin...

Gaet Millenial, Targetkan 25 Kursi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menegaskan siap untuk memenangi kompetisi dalam Pemilu 2019. Sebab, usia 20 tahun adalah usia yang...

Waspadai Mafia Pangan

SEMARANG-Jelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, biasanya akan diikuti meroketnya harga sembilan bahan pokok (sembako). Untuk mengantisipasi permainan harga bahan pokok...

Materi Tanggap Kebakaran Meriahkan Kemah Ukuwah

MUNGKID - Kegiatan kemah ukuwah oleh SMA IT Ihsanul FIkri Pabelan Mungkid di Bumi Perkemahan Mangli berlangsung meriah. Apalagi setelah diberikan selingan berupa materi...