33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Sekolah Pengganti Belum Dibangun

Siswa Masih Menumpang Belajar di Masjid

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Puluhan orangtua wali murid SDN 2 Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan melakukan aksi unjuk rasa. Aksi dilakukan dengan menghadang rombongan Bupati Kendal, Mirna Annnisa bersama Anggota DPR RI saat akan meninjau jembatan layang tol Semarang-Batang di Desa setempat.

Aksi dilakukan lantaran anak-anak mereka menjadi terlantar karena adanya pembangunan tol Semarang-Batang telah menerjang SDN 2 Protomulyo. Sementara sampai saat ini, sekolah sudah dirobohkan untuk dibangun jalan, tapi sekolah untuk anak-anak mereka belum dibangun.

Dengan membawa poster dan spanduk berisikan tuntutan, puluhan wali murid itu siap dibawah jembatan layang jalan tol Batang-Semarang. Mereka nampak menunggu iring-iringan rombongan Bupati Kendal dan anggota DPR RI yang hendak melintas.

Para wali murid itu mengaku hanya ingin pendidikan anak-anak mereka yang terlantar ini diberikan perhatian dari pemerintah daerah. Sebab, sudah hampir setahun siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak diruang kelas.

“Anak-anak selama ini belajar dengan meminjam tempat di teras Masjid. Jadi belajar lesehan, tanpa meja kursi karena keterbatasan tempat yang ada di pengungsian ini. Jadi kasihan, mereka belajar jadi kurang nyaman. Selain itu ruangan terbuka menjadikan terganggu suara bising para pelintas jalan yang lewat,” kata Ketua Komite SDN 2 Protomulyo, Setia Nugraha, kemarin (30/7).

Dan yang lebih memprihatinkan lagi, lanjut Setia, Sekolah sudah hampir dua tahun dirobohkan namun sampai sekarang belum ada titik terang. Menenganai kapan dan target pembangunan sekolah bisa selesai. “Kami meminta kepastian, kapan sekolah bisa dibangun,” tuturnya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari wali murid, bupati kemudian mencoba mendinginkan suasana. Bupati Mirna menjelaskan kepada warga jika lahan untuk pengganti SD yang digusur sudah siap. “Kami pastikan pekan depan sudah mulai dilakukan pembangunan sekolah, termasuk memperbaiki jalan rusak akibat pembangunan tol ini,” paparnya.

Diakuinya, jika pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal sudah menyiapkan lahan pengganti SD sejak 2016 lalu. Tapi pembangunan semua diserahkan pada kesiapan pelaksana dalam hal ini PT Waskita  Karya. “Makanya kami akan segera minta kepada PT Waskita untuk segera melakukan pembangunan SD, sebab kasihan anak-anak ini harus belajar tanpa meja kursi,” jelasnya.

Selain meminta sekolah yang digusur akibat tol segera dibangun, Bupati juga meminta PT Waskita untuk memperbaiki seluruh jalan yang rusak akibat dilalui pembangunan tol. “Banyak jalan yang rusak akibat tol, semua harus diperbaiki sebelum proses pembangunan tol selesai,” tandasnya. (bud/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Angkat Potensi Desain Komunikasi Visual

SEMARANG – Lulusan jurusan atau program studi desain komunikasi visual (DKV) memiliki tantangan yang besar dalam dunia kerja. Padahal peluang dalam dunia kerja terbuka...

Tinggal di Rumah Reyot, Anwar Lumpuh, Sumiati Buta

Pasangan suami istri (pasutri) Anwar dan Sumiati, warga Dukuh Pilang RT 3 RW 5, Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung ini adalah salah satu warga miskin...

Makan Mi Ayam Gratis Tercatat Leprid

SEMARANG - Ribuan warga dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Kota Semarang, makan mi ayam secara gratis, di halaman supermarket Aneka Jaya, Minggu (14/5)...

Semangat Berkurban di Hari Raya Idul Adha

UMAT muslim Kota Semarang kemarin merayakan Hari Raya Idul Adha dengan menggelar salat Ied di lapangan, halaman kantor, termasuk di Masjid Agung Jawa Tengah...

Ajak Pelajar Aman Berkendara

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Memberikan kesadaran berlalu lintas sejak dini, Satlantas Polres Kendal menyasar siswa-siswi SMA. Yakni dengan memberikan pengetahuan tentang berkendara aman dan benar...

Usia Muda pun Rentan Terkena Penyakit Diabetes

Diabetes Melitus (DM) termasuk penyakit berbahaya yang sering tidak dihiraukan oleh sebagian masyarakat. Padahal penyakit yang bisa diderita seumur hidup ini sekarang menjadi penyakit...