33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Saka Mulai Pengeboran Dua Sumur Eksplorasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PT Saka Energi Indonesia (SAKA), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) menepati janjinya. Yakni, melakukan pengeboran 2 sumur eksplorasi di Wilayah Kerja Produksi Pangkah dan Wilayah Kerja Eksplorasi South Sesulu. Pada kedua blok tersebut, Saka memiliki hak partisipasi 100 persen.

Direktur Utama SAKA, Tumbur Parlindungan menuturkan, rencana kerja pengeboran kedua sumur tersebut sesuai dengan Work Program and Budget (WP&B) yang dilaporkan SAKA kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) awal tahun ini.

Menurut Tumbur, pengeboran kedua sumur tersebut menjadi bagian dari upaya SAKA menjaga ketahanan energi nasional, seperti yang diinginkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kami berharap proses pengeboran berjalan sesuai rencana dan membuahkan hasil, sehingga bisa menambah lifting SAKA ke depan. Seperti kita ketahui, kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM) dan gas bumi nasional terus meningkat. Semoga tambahan lifting kami, bisa membantu Indonesia mengurangi impor BBM dari luar negeri,” kata Tumbur dalam keterangan resmi, kemarin.

Ia menjelaskan, program eksplorasi sumur baru di Wilayah Kerja Produksi Pangkah dilakukan SAKA dengan memulai pengeboran sumur TKBY-2 pada akhir Juni 2018. “Kami menajak sumur tersebut pada 30 Juni 2018 untuk melihat keberadaan hidrokarbon pada prospek tersebut. Lokasi sumur TKBY-2 berjarak sekitar 10 km dari fasilitas produksi Well Head Platform-B (WHP-B),” jelasnya.

Titik pengeboran yang tidak jauh dari fasilitas produksi Blok Pangkah, menurutnya, akan meningkatkan skala keekonomian sumur, sehingga sejalan dengan program perusahaan dalam melakukan optimasi fasilitas produksi yang sudah ada (existing).

“Kami memperkirakan bisa menemukan cadangan migas di lapisan Tuban, Kujung dan Ngimbang. Sebelum memulai pengeboran, kami sudah sosialisasi dan melakukan doa bersama masyarakat nelayan daerah sekitar,” imbuhnya.

Sumur eksplorasi kedua yang akan dibor SAKA adalah West SIS-A#1 yang berada di wilayah Blok South Sesulu. Tumbur menargetkan sumur tersebut bisa mulai ditajak pada pertengahan Agustus 2018.

Untuk melakukan pengeboran kedua sumur tersebut, SAKA menggunakan 2 jack-up rig dalam waktu yang hampir bersamaan. Menurut Tumbur, lesunya kegiatan investasi di sektor hilir migas nasional akibat harga minyak yang masih rendah. Namun itu, tidak mengurangi komitmen SAKA untuk terus meningkatkan produksi.

“Harga minyak sudah mulai membaik di kuartal II 2018. Semoga ke depannya akan lebih baik lagi. Sebagai operator 3 blok migas di Indonesia, SAKA menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan eksplorasi migas. Hanya dengan terus melakukan eksplorasi, Indonesia bisa menemukan cadangan pengganti (reserve replacement),” pungkas Tumbur.

Sebagai informasi, SAKA telah memiliki 11 hak partisipasi di blok migas dalam negeri dan satu di luar negeri. 8 blok yang sudah berproduksi yaitu Blok Muara Bakau, Bangkanai, Ketapang, Ujung Pangkah, Muriah, Sanga-Sanga, South East Sumatera, dan Blok Fasken yang berada di Amerika Serikat.

Sementara 3 blok lainnya belum menghasilkan minyak atau gas karena masih dalam tahap eksplorasi yakni Blok West Bangkanai, Wokam II, dan South Sesulu. SAKA juga baru saja memenangkan Wilayah Kerja Pekawai dan Wilayah Kerja West Yamdena dari lelang terbuka yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (*/tri/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Garap Beton Jalan dan Rehab Rumah

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Mergowati Kecamatan Kedu menghabiskan dana Rp 677 juta. Dana itu berasal dari APBD...

Kerajinan Limbah Logam

RADARSEMARANG.COM - Indarto saat mengelas logam untuk kerajinan di bengkel kerjanya Lilo Art and Crat,Jalan Anjasmoro V, Kota Semarang, Senin (27/8) kemarin. Indarto mengubah...

44.344 Warga Belum Punya e-KTP

BANJARNEGARA – Hingga kini, puluhan ribu penduduk Banjarnegara belum memiliki KTP elektronik (e-KTP). Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banjarnegara Imam Kusharto Prayono mengatakan,...

Batang Siap Menuju Smart City

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menjadi salah satu bagian daerah yang akan menjadi smart city. Sebagai bentuk implementasi smart city, Bupati Batang...

Anak Guru Tidak Ada Nilai Tambah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dinas Pendidikan Kota Semarang akhirnya secara resmi mengumumkan aturan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru  (PPDB) online tahun ajaran 2018/2019. Hal ini mengacu pada...

Memupuk Cinta Lingkungan Melalui Outdoor Learning

RADARSEMARANG.COM - KERUSAKAN lingkungan akibat ulah manusia selalu menjadi topik menarik untuk diulas. Pembalakan liar, tumpukan sampah, pembuangan limbah tanpa diolah terlebih dahulu menjadi...