33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Pedagang Banjarsari Tuntut Sekda Mundur

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pedagang Banjarsari yang tegabung dalam Persatuan Pedagang Kawasan Jalan Mangga Pasar Banjarsari (P2KJMPB) Pekalongan, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkot  Pekalongan, Senin (30/7). Mereka menuntut tempat relokasi yang layak seperti yang dijanjikan Sekretaris Daerah Pemkot Pekalongan Sri Ruminingsih.

Pedagang menilai sekda ingkar janji pada ratusan pedagang Pasar Banjarsari. Karena hingga kini pedagang belum mendapat tempat relokasi yang layak.

Zamrony, salah seorang pedagang mengungkapkan bahwa pada tanggal 14 Mei 2018 lalu, Sekda Sri Ruminingsih berjanji memberikan pasar darurat yang layak dan bagus dalam waktu cepat. Namun sudah lebih dari 7 bulan, sekda tidak menepati janji. “Kami minta sekda temui kami. Tepati janjinya untu pasar darurat yang layak, atau Sekda Sri mundur dari jabtannya,” teriak Zamrony dalam orasinya.

Zamrony juga mengatakan sekda juga selalu mengatakan tidak akan memindahkan pedagang ke tempat lain, karena telah puluhan tahun berdagang. Namun pada kenyataannya para pedagang harus pindah, ke lokasi pasar darurat di Lapangan Sorogenan. Tempat relokasi tersebut dinilai sangat tidak layak dan sempit, sehingga lebih dari 500 pedagang tidak dapat berjualan, karena tidak adanya lagi lapak yang bisa ditempati.

“Kami kecewa dengan janji manis Sekda Sri, faktanya Jalan Mangga harus segera disterilkan. Kami disuruh pindah ke kawasan Sorogenen yang hanya bisa ditempati oleh 72 pedagang saja, sedangkan seluruh pedagang Jalan Mangga ada 450 orang. Ini menunjukan bahwa sekda tidak pernah ke lapangan dan tidak mengerti permasalahan pedagang korban kebakaran Pasar Banjarsari,” tegas Zamrony.

Sementara itu, Sekda Sri Ruminingsih, ketika dikonfirmasi oleh beberapa awak media tidak bersedia menemui dengan alasan rapat penting. Hingga pukul 12.30 WIB, para demonstran yang berada di lingkungan Pemkot Pekalongan pun bubar dengan sendirinya. (thd/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Piala Dunia untuk Celeng

Oleh: Dahlan Iskan Celeng membawa durian runtuh: untuk pemerintah Thailand. Sejak melakukan kudeta militer tiga tahun lalu baru sekali ini dapat pujian internasional. Berhasil menangani...

Antisipasi Peredaran PCC, Polisi Sidak Apotek

SEMARANG- Aparat kepolisian semakin mengetatkan pengawasan terhadap peredaran obat Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol (PCC). Pasalnya, efek yang ditimbulkan oleh obat ini sangat berbahaya dan...

Produksi Menurun, Petani Basmi Tikus

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Lantaran hama tikus merusak tanaman padi siap panen di Kecamatan Bojong, puluhan petani melakukan gropyokan tikus secara serentak di beberapa lahan persawahan, Minggu...

Fusion Project untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa

RADARSEMARANG.COM - SMK Jurusan Jasa Boga terdapat mata pelajaran Fusion Food di kelas XII semester genap. Materi ini merupakan mata pelajaran baru di kurikulum...

Unggulan Tunggal Dini Utama ke Semifinal

SALATIGA - Pertandingan lanjutan Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis VI Salatiga 2017, di GOR PPLP Sepak Takraw (GOR TC Ngebul), Jalan Veteran, Senin (18/12) kemarin,...

Promosikan Potensi Wisata Melalui Keris Jateng

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berbagai langkah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batang untuk promosi wisata. Salah satunya yang dilakukan oleh Bupati Batang Wihaji, yang promosikan Wisata...