33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Kandaskan PSIR, Persibat Jauhi Degradasi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pada pertandingan terakhir di paruh pertama Liga 2 Indonesia, Persibat Batang akhirnya sukses menjauhi zona degradasi, setelah mengandaskan tamunya PSIR Rembang di Stadion Moh Sarengat Batang, Senin (30/7/2018).

“Kami bersyukur kepada pemain dan pelatih, kami bisa mengakhiri paruh pertama dengan happy ending,” ucap Kepala Pelatih Persibat Batang, Daniel Roekito usai pertandingan.

Kemenangan tersebut juga dimaknai Kapten Persibat Batang, Arif Budiono dengan motivasi untuk menyongsong paruh kedua dengan lebih baik. Juga mengucapkan banyak terimakasihnya atas dukungan penuh dari suporter dan masyarakat kabupaten Batang.

Alhamdulillah kami bermain dengan tenang, semua berkat suporter dan dukungan masyarakat Batang. Saya bersyukur dan berterimakasih pada semuanya,” terangnya.

Dengan kemenangan ini, Persibat bisa  naik ke peringkat 6 dengan 16 poin. Laga selanjutnya, Persibat akan kembali bertemu dengan PSIR Rembang di Stadion Krida, Rembang.

Jalannya pertandingan, Laskar Alas Roban julukan Persibat Batang yang bermain di hadapan pendukungnya, bermain trengginas sejak menit awal. Terbukti baru 3 menit berjalan, handsball pemain Rembang di kotak penalti Persibat menghasilkan tendangan penalti untuk tuan rumah. Ugik yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Gol untuk Persibat merubah papan skor sementara, 1-0 untuk tuan rumah.

Serangan kembali dilesatkan oleh Yoga, pemain bertubuh mungil asli lokal Batang ini membahayakan pertahanan tim ‘Dampo Awang’ julukan PSIR. Sayang, tendangannya masih lemah sehingga mudah ditangkap oleh kiper PSIR Rembang, Octa Wahyu.

Namun usaha Persibat berbuah, pada menit 10, tendangan langsung Busari dari arah depan gawang yang sangat kencang tidak dapat dihadang Octa, dan gol 2 – 0.

PSIR Rembang juga beberapa kali menekan pertahanan Persibat. Namun kerja sama apik dari Budi dan Bagas dapat menghalau bola yang datang ke area pertahanan Persibat. Tim tuan rumah kembali menyerang. Melalui serangan balik cepat, Allama membawa bola ke depan gawang PSIR namun belum membuahkan gol.

Petaka di menit 43, pemain PSIR Rembang, Nasichin melesatkan tendangan ke gawang M. Tri Febriyanto dan gol, skor 2-1 hingga babak pertama selesai.

Babak kedua, serangan didominasi oleh tuan rumah Persibat. Tapi gol baru bertambah ketika memasuki menit 76, tendangan langsung Ugik membuat Octa Wahyu tidak berkutik, sempat ditepis gila dengan pelan memantul dan masuk gawang, kiper yang sudha terjatuh hanya bisa melihat bola masuk. Dan skor 3-1 untuk keunggulan Persibat Batang. (han/lis)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peringati HUT Dewi Welas Asih

RADARSEMARANG.COM - UMAT Tempat Ibadah Tri Dharma (Budha, Tao dan Konghucu) Low Lie Bio atau Klenteng Kebun Jeruk di Jalan Rorojonggrang Timur XII/10 Manyaran...

Tidak Benar soal Workshop Umrah Berbayar dari Kemenag

JawaPos.com - Pelaku penyebar berita hoax terus membuat kabar bohong yang begitu mudah mengakibatkan publik begitu percaya. Kali ini pelakunya menyasar lembaga Kementerian Agama...

Hari Nur Isyaratkan Bertahan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perburuan pemain terus dilakukan tim PSIS Semarang untuk bertarung di ajang Liga 1 musim depan. Saat ini sebanyak 12 pemain telah...

Warga Dumeling Tolak Pendirian Mini Market

BREBES-Warga Desa Dumeling Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes menolak keras rencana pendirian mini market waralaba modern di wilayahnya. Pasalnya, mereka khawatir akan berdampak terhadap perekonomian...

Tak Efektif, PPK Dibubarkan

PEKALONGAN–Pusat Pelayanan Kemiskinan (PPK) yang dimiliki Kota Pekalongan, kini sudah tidak efektif lagi. Lantaran ada tumpang tindih dalam penanganan kemiskinan, sehingga PPK akan ditiadakan...

Festival Balon Udara Lestarikan Budaya Lokal

Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang MERIAH – Di hari kedua Java Balloon Festival 2018 di Pekalongan, semakin ramai dikunjungi masyarakat. Selain tepat pada hari Syawalan...