33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Dua Calhaj Batang Wafat di Tanah Suci

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Dua orang calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 keberangkatan dari embarkasi haji Donohudan Solo wafat di tanah suci Makkah.

Dua jamaah tersebut yakni, Siti Aminah, 57, warga Desa Tegalsari RT 06 RW 01 Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang dan Supriyati, 51, warga Dukuh Kalipucang, Desa Kranggan RT 01 RW 07 Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang.

“Dari laporan yang masuk, almarhumah Siti Aminah wafat pada 23 Juli 2018, karena mengidap penyakit cardio vascular. Sedang almarhumah Supriyati meninggal pada 29 Juli 2018, karena mengidap penyakit respiratory,” terang Andi Afifudin, Operator Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Selasa (31/7/2018).

Dijelaskan, Siti Aminah wafat di pemondokan Madinah dan Supriyati wafat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Lanjut Andi, kedua calhaj ini telah dinyatakan istitha’ah (kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan, Red) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), karena telah mengantongi surat istitha’ah sebelum pelunasan haji.

“Dari keterangan pihak keluarga untuk almarhumah Supriyati, diakui memang pernah menderita penyakit stroke dan kanker,” terang Andi.

Sementara itu Surwiyadi perangkat Desa Kranggan mengatakan, bahwa Supriyati dalam kurun waktu satu tahun terakhir memang mengalami sakit sakitan. Almarhumah sering keluar masuk rumah sakit untuk opname maupun sekadar memeriksakan kesehatannya.

“Saya kurang tahu sakit yang diderita Supriyati ini apa. Kemarin pada saat akan pemberangkatan, saya melihat almarhumah dalam keadaan ceria dan sehat-sehat saja,” imbuhnya.

Supriyati, kata Surwiyadi berangkat menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Pasangan ini mendaftar haji pada tahun 2011. “Kami belum mendapatkan info lebih lanjut dari Kantor Kemenag Batang, apakah jenazah dipulangkan atau tidak,” ucapnya.

Sedang Imam Khasani, anak almarhumah Supriyati mengatakan, pertama kali mendapatkan kabar wafatnya ibunya langsung dari sang ayah. Ia ditelepon dari Makkah setelah setengah jam ibunda meninggal dunia.

“Sebelumnya, Ibu mempunyai riwayat penyakit vertigo terus menjalar ke jantung ke saraf sampai terakhir ibu sakit stroke. Keluarga mengharap, agar jenazah Ibu bisa dimakamkan di tanah suci Makkah,” tandasnya. (han/lis)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satrio Susah Payah Kalahkan Aat

MAGELANG – Penyelenggaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup VI Kab Magelang 2017 mulai berlangsung Jumat (28/4) kemarin di GOR Djarum Magelang, Jalan Beringin...

Rem Blong, Truk Sayur Hajar Empat Kendaraan

SEMARANG-Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di ruas jalan tol KM.0.00. Sebuah truk colt diesel pengangkut sayur menabrak empat kendaraan saat berhenti di lampu...

Penguatan Kompetensi Speaking Melalui Proceed Your Sentence Game

RADARSEMARANG.COM - APA jadinya manusia kalau tanpa bahasa dan komunikasi? Bahasa merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Tanpa bahasa, seseorang tidak dapat...

Satu Sumbangsih Bagi Bumi di Awal Tahun

RADARSEMARANG.COM - EUFORIA kemeriahan natal 2017 dan tahun baru 2018 masih segar di ingatan kita. Gegap gempita perayaan  hampir dinikmati seluruh penduduk dunia, tak...

Dari 15 Tahun Belajar Mandarin Sampai 15 MW

Saya suka sekali mengikuti tulisan Disway setiap hari. Kebetulan saya pernah belajar Mandarin 15 tahun yg lalu di Shida Shifan Daxue, Taipei. Saya hanya ingin...

Peradi Pertanyakan Kasus Korupsi Mandek

SEMARANG - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera mengirim surat permintaan klarifikasi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, terkait kasus dugaan...