33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Cegah Kebakaran, Damkar Latih Anak-anak

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Magelang memberi simulasi dan pelatihan kepada anak-anak. Simulasi sejak dini sebagai upaya untuk memberikan edukasi serta cara mengatasi kepanikan kepada anak-anak jika terjadi kebakaran.

Kepala UPTD Damkar Kota Magelang, Eko Yanuarso, mengungkapkan sesuai dengan identitas Kota Magelang sebagai Kota Layak Anak, maka kantor Damkar pun mengusung sebagai Kantor Pemadam Kebakaran Layak Anak. Salah satunya, dengan menyediakan program edukasi untuk anak-anak TK, PAUD, SD, SMP, SMA hingga instansi-instansi.

“Simulasi diadakan di kelurahan, kecamatan sampai ke linmas dan pengusaha-pengusaha. Karena bahaya kebakaran tidak bisa diprediksi bisa terjadi sewaktu-waktu dan bisa di manapun,” jelas Eko.

Program edukasi ada yang memang program dari damkar sendiri, namun ada juga permintaan. Ditambahkan anggota Damkar, Nur Fatah, simulasi untuk anak berlangsung sekitar 2 jam. Dikemas semenarik mungkin agar anak-anak senang dan ilmu yang diberikan mampu dipahami. (mg27/mg28/mg29/had/lis)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Selama 2017, Terjadi 359 Kasus Curanmor

SEMARANG- Kasus pencurian sepeda motor (curanmor) masih menduduki peringkat tertinggi di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Tercatat, sepanjang 2017 mulai Januari hingga saat ini telah...

Pemprov Harus Tingkatkan Pengawasan

SEMARANG – DPRD meminta agar pemprov memperketat pengawasan di wilayah Jawa Tengah. Langkah ini sebagai antisipasi agar Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal tidak bisa...

Pendidikan Gratis untuk Wajib Belajar 12 Tahun, Mungkinkah?

SALAH satu cara untuk menciptakan suatu masyarakat terpelajar (educated people) yang berkualitas dan berintelektual, yakni dengan melalui pendidikan. Lewat pendidikan akan terbentuk suatu masyarakat maju,...

Lanjutkan Normalisasi Kali Tenggang

RADARSEMARANG.COM - PETUGAS dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana Normalisasi Kali Tenggang melanjutkan pemasangan   memasang sheet pile setinggi 12 meter mulai dari Jembatan...

Peradi Ajak Pemkot Adakan Penyuluhan Hukum

SEMARANG - Melihat semakin banyaknya ketimpangan hukum dan minimnya pemahaman tentang hukum dan pemahaman peraturan daerah (Perda) di Kota Semarang, DPC Perhimpunan Advokat Indonesia...

Tim SMA Kebon Dalem Borong Pestasi

SEMARANG – Prestasi yang membanggakan berhasil diraih oleh tim riset siswa SMA Kebon Dalem Semarang dalam kurun waktu dua bulan terakhir (April-Mei) dengan memborong...