33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Aset LKM Sejahtera Capai Rp 31 Miliar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Lembaga keuangan pemerintah daerah PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Demak Sejahtera terus berkembang. Selain membuka kantor cabang di Buyaran Karangtengah, kini perusahaan daerah (perusda) yang sebelumnya bernama Bank Pasar (Bapas) milik Pemkab Demak tersebut juga telah membuka cabang baru di Pasar Gajah.

Direktur PT LKM, Eny Suprapti mengatakan, dengan dibukanya kantor cabang tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan PT LKM. Secara umum, kata dia, perkembangan PT LKM Demak Sejahtera hingga Juni 2018 asetnya mencapai Rp 31.298.421.181.

Adapun dana untuk penyaluran kredit Rp 24.638.225.598, dana masyarakat Rp 15.529.586.671 serta deviden Rp 335.837.091. “Untuk jumlah nasabah semuanya sekitar 2.900 nasabah. Sedangkan, nasabah di Cabang Gajah sudah ada sekitar 300 nasabah,” katanya disela peresmian kantor cabang, kemarin.

Sejauh ini, lanjut Eny, kredit macet dapat diatasi dengan dibentuknya tim khusus. “Dengan adanya LKM ini, masyarakat sangat terb, antu. Sebab, mereka dapat terhindar dari lintah darat. Ini sekaligus bisa mengentaskan kemiskinan. Lembaga ini juga melayani untuk sekolah sekolah dalam pengelolaan keuangan,” katanya.

Kabag Perekonomian Setda Pemkab Demak, Nanang Tasunar mengungkapkan, PT LKM memiliki peran besar dalam memajukan perekonomian masyarakat. “Kita berharap, LKM ini berkembang terus dan bisa mengcover disemua kecamatan,”ujarnya.

Gatot Yulianto dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menambahkan, PT LKM merupakan yang terbesar di Jateng.  “PT LKM ini kalau bisa tidak hanya mengejar profit semata, namun harus bisa melakukan pemberdayaan masyarakat,” kata dia. (hib/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tingkatkan Literasi, Dorong Guru Bersemangat Menulis

SEMARANG–Sebanyak 38 guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Kota Semarang, serius menyimak penjelasan dari dua narasumber yakni Pemimpin Redaksi...

Pemprov Akan Revitalisasi Pabrik Gula

SEMARANG - Gubernur Ganjar Pranowo mengakui jika Jateng masih perlu mengimpor gula. Karena itu, pihaknya berencana merevitalisasi seluruh pabrik gula sebagai upaya mendukung swasembada...

Gasak 21 Motor Lewat Situs Jual Beli

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tiga pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor berhasil diringkus aparat Polsek Pedurungan. Selama satu tahun beraksi, para tersangka berhasil membawa kabur...

Siswa Tuna Rungu Daur Ulang Barang Bekas

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Anak-anak penyandang tuna rungu di SLB Don Bosco Wonosobo mengadu keterampilan mengolah kreasi dan seni. Mereka mengikuti lomba kreasi daur ulang barang...

Mahesa Jenar Belum Habis

BANDUNG – Meski harus mengakui keunggulan Persebaya 1-0 pada laga perdana Grup Y babak  delapan besar Liga 2, namun tim PSIS Semarang masih memiliki...

Ngaku Bisa Datangkan Uang, Dukun Masuk Bui

BATANG-Satu lagi, kasus dukun palsu ternyata ada di Batang. Adalah Mbah Surip, 55, warga Dukuh Krajan, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, yang kini...