33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

19 M Untuk Rehab 1.708 RTLH

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan telah mengalokasikan Rp 19 miliar untuk rehabilitasi 1.708 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pekalongan. Masing-masing unit rumah mendapat bantuan rehab Rp 10 juta sampai Rp 15 juta.

“Uang tersebut jangan digunakan untuk membeli bedak atau rokok, karena uang Rp 15 juta ini merupakan amanat dari pemerintah untuk memperbaiki rumah panjenengan,” jelas Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memulai rehabilitasi RTLH secara simbolis di Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni.

Bupati mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya dilihat dari aspek fisiknya saja, melainkan juga pada nilai-nilai spiritualnya, karena tidak semua orang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Menurutnya, jumlah rumah di Kabupaten Pekalongan sebanyak 189.977 unit. Sementara RTLH sebanyak 39.297 unit. Dari 39.297 rumah ini, menurut pemerintah belum memenuhi standart. “Tahun 2018 ini kita bisa menyelesaikan rehabilitasi 1.708 rumah,” kata Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Permukiman, Trinanto, mengatakan, berdasarkan basis data terpadu (BDT) tahun 2015, jumlah RTLH Kabupaten Pekalongan sebanyak 21.956 unit. Hingga tahun 2017, telah dilaksanakan rehab sebanyak 3.143 unit. Anggaran pembangunannya dari APBN melalui DAK, APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Pekalongan, CSR Bank Jateng, Dana Desa minimal 2 unit per desa.

“Pada tahun 2018 ini akan dilaksanakan rehab RTLH sebanyak 1.708 unit dengan total anggaran Rp 19 miliar, yang bersumber dari DAK sebanyak 482 unit senilai Rp Rp 7,2 miliar yang meliputi 4 kecamatan, 4 kelurahan, 10 desa. Dan yang bersumber dari APBD kabupaten sebanyak 410 unit senilai Rp 4,1 miliar. Kemudian dari APBD provinsi melalui bantuan pemerintahan desa, 3 unit per desa senilai Rp 8,1 miliar” papar Trinanto. (thd/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ayo Obah, Sukses Latih 2.000 Wirausaha

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua bulan sejak diluncurkan,  gerakan kewirausahaan ‘Ayo Obah’ yang dicanangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman...

Berbekal Pengalaman Jurnalis, Bertekad Bela Kaum Marginal

Segudang perkara berhasil ditangani Hermansyah Bakri, sejak disumpah menjadi advokat pada 2014 lalu, melalui organisasi Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) pimpinan Prof Dr Todung Mulya Lubis...

Copot Sendiri Baliho di Kawasan Taman KB

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG— Hari pertama masuk kerja setelah cuti kampanye habis, Gubernur Ganjar Pranowo, langsung menggelar apel upacara dan halalbihalal di kantor Gubernuran Jalan Pahlawan,...

Kurbankan 159 Kambing dan 19 Sapi

MAGELANG - SMA Taruna Nusantara Magelang pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2017 mengumpulkan 159 ekor kambing dan 19 ekor sapi. Hewan kurban...

Tanamkan Nilai Etik Bagi Mahasiswa

SEMARANG - Klinik Etik dan Hukum digagas Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan mengandeng Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jawa Tengah, dalam acara...

Ringankan Beban Penderita

SEMARANG - PT Sido Muncul kembali memberikan bantuan kepada penderita kanker di Kota Semarang sebanyak Rp 200 juta. Bantuan untuk pengobatan para penderita kanker...