31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

Turunkan 716 Mahasiswa, Ganjar Beri Motivasi

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 716 mahasiswa Universitas Khatolik (Unika) Soegipranata Semarang dilepas untuk terjun ke lapangan dalam rangka kegiatan kuliah kerja nyata (KKN). Para mahasiswa ini disebar di tiga kabupaten yakni Grobogan, Banjarnegara dan Kendal untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di lapangan.

Wakil Rektor I Unika Soegijapranata, Cicilia Titik Murniati menerangkan jika pihak universitas berupaya mendukung program pemerintah yakni pemberdayaan masyarakat, dengan mensinergikan progam KKN. “Dengan KKN, mahasiswa bisa membantu permasalahan di lapangan. Misalnya membangun sumber daya manusia, seperti literasi aksara, informasi, kesehatan, pendidikan dan UMKM yang semuanya bisa menjadi jalan untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya usai melepas KKN di Gedung Albertus, kemarin.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo menyatakan bahwa mahasiswa KKN harus memberikan kontribusi dalam memecahkan permasalahan di daerah, seperti pengentasan kemiskinan, kesehatan, transparansi dana desa dan lainnya demi membangun Jateng yang lebih baik lagi. “Saat turun di lapangan nanti, para mahasiswa ini punya peran penting dalam memberikan ilmu kepada masyarakat dan menyelesaikan problem,” katanya.

Terkait masalah kesehatan, Ganjar menjelaskan di beberapa daerah masih ada warga yang belum memiliki jamban. Maka, dengan keberadaan mahasiswa di lapangan bisa membantu program pemerintah terkait jambanisasi.

“Di daerah banyak anak nggak bisa sekolah atau putus sekolah, pernikahan dini dan kekerasan pada perempuan dan anak. Saya harap dari kalangan akademika, bisa memberikan solusi dan membantu mencarikan pemecahan masalah secara berkesinambungan,” tambahnya. (den/ida)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...