Pendaftaran Penghuni Rusunawa Dibuka

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan mulai mebuka pendaftaran untuk calon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Panjang Baru. Saat ini rusunawa yang sudah berdiri sedang dilengkapi dengan fasilitas dapur.

“Untuk penghuni rusun Panjang Baru total unit huniannya ada 104 unit termasuk 10 unit cadangan. Lantai dasar ada 18 unit, 2 unit untuk difabel. Kemudian untuk lantai 1, 2, 3, 4 masing masing ada 14 unit hunian,” kata Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kota Pekalongan Andrianto.

Untuk harga sewa per bulan, sebesar Rp 250 ribu untuk lantai 1, Rp 235 ribu di lantai 2, Rp 225 ribu di lantai 3 dan Rp 210 ribu untuk lantai 4.

Pemkot juga terus berupaya secara bertahap memberi bantuan, untuk penghuni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Saat ini tercatat ada 1.190 unit RTLH di Kota Pekalongan dan jumlahnya masih bisa terus bertambah karena bencana rob yang meluas.

Andrianto mengungkapkan, pada 2018 ini masih ada target bisa menangani 1.531 RTLH. Tapi karena adanya keterbatasan anggaran, maka program tersebut akan dibagi menjadi beberapa pendanaan. Anggaran dari APBD Kota Pekalongan akan dialokasikan untuk rehabilitasi 680 unit RTLH. Kemudian 700 unit akan ditangani lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan 151 unit lewat Dana Alokasi Khusus (DAK).

Besaran dana dari program-program tersebut bervariasi. Kegiatan Pugar Rumah yang dialokasikan lewat APBD, besarannya Rp 7,5 juta per unit. Sementara untuk BSPS dan DAK, senilai Rp 15 juta per unit. “Dan pada saat ini pula, kita sudah mengajukan proposal dan saat ini masih tahap verifikasi dari CSR Bank Jateng. Dari Bank Jateng pun harapannya Rp 15 juta (per unit),” ungkap Andrianto. (thd/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -