33 C
Semarang
Jumat, 17 Juli 2020

Pendaftaran Penghuni Rusunawa Dibuka

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan mulai mebuka pendaftaran untuk calon penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Panjang Baru. Saat ini rusunawa yang sudah berdiri sedang dilengkapi dengan fasilitas dapur.

“Untuk penghuni rusun Panjang Baru total unit huniannya ada 104 unit termasuk 10 unit cadangan. Lantai dasar ada 18 unit, 2 unit untuk difabel. Kemudian untuk lantai 1, 2, 3, 4 masing masing ada 14 unit hunian,” kata Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kota Pekalongan Andrianto.

Untuk harga sewa per bulan, sebesar Rp 250 ribu untuk lantai 1, Rp 235 ribu di lantai 2, Rp 225 ribu di lantai 3 dan Rp 210 ribu untuk lantai 4.

Pemkot juga terus berupaya secara bertahap memberi bantuan, untuk penghuni Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Saat ini tercatat ada 1.190 unit RTLH di Kota Pekalongan dan jumlahnya masih bisa terus bertambah karena bencana rob yang meluas.

Andrianto mengungkapkan, pada 2018 ini masih ada target bisa menangani 1.531 RTLH. Tapi karena adanya keterbatasan anggaran, maka program tersebut akan dibagi menjadi beberapa pendanaan. Anggaran dari APBD Kota Pekalongan akan dialokasikan untuk rehabilitasi 680 unit RTLH. Kemudian 700 unit akan ditangani lewat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan 151 unit lewat Dana Alokasi Khusus (DAK).

Besaran dana dari program-program tersebut bervariasi. Kegiatan Pugar Rumah yang dialokasikan lewat APBD, besarannya Rp 7,5 juta per unit. Sementara untuk BSPS dan DAK, senilai Rp 15 juta per unit. “Dan pada saat ini pula, kita sudah mengajukan proposal dan saat ini masih tahap verifikasi dari CSR Bank Jateng. Dari Bank Jateng pun harapannya Rp 15 juta (per unit),” ungkap Andrianto. (thd/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siswa Harus Cegah Paham Radikalisme

SALATIGA - Ratusan siswa dari SMP Negeri Getasan 2 dan SMPIT Izzatul Islam mengikuti sosialisasi pencegahan radikalisme dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Rabu (8/11)....

Wujudkan Budaya Kasih dengan Berbagi

RADARSEMARANG.COM - IBADAH malam misa Natal 2017 di Gereja Stasi St Petrus Krisologus BSB, Mijen, Minggu malam (24/12) kemarin, berlangsung khidmat. Misa yang dipimpin...

Warga Penjor Blokade Pembangunan Tol 

KENDAL - Terancam ditutup askes warga karena dampak pembangunan tol, puluhan warga Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu Kendal melakukan unjuk rasa. Selain itu,...

Promosikan Kota Lama

Sejumlah penggemar fotografi Kota Semarang memotret model profesional Alssa di akar dinding, salah satu sudut Kawasan Kota Lama, Semarang, Jumat (6/10). Acara yang digelar...

Sehari 4 Kecelakaan, 2 Tewas Terlindas

SEMARANG-Dalam sehari kemarin, empat kasus kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Kecelakaan pertama melibatkan pengendara motor dan truk trailer terjadi di Jalan Perintis...

Logo Kota Pekalongan Baru Tapi Lama

PEKALONGAN - Setelah melalui beberapa proses, Pemerintah Kota Pekalongan akhirnya mengembalikan lambang daerah dari logo baru (bulat) menuju ke logo yang lama. Acara peluncuran...