33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

OJK Targetkan 40 Bank Wakaf Mikro

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2018 ini menargetkan 40 Bank Wakaf Mikro berdiri. Hal tersebut sebagai upaya memperluas penyediaan akses keuangangan masyarakat.

Secara nasional, hingga saat ini telah berdiri 26 Bank Wakaf Mikro dengan 5.735 nasabah. Dari jumlah tersebut, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 6,05 miliar. Jumlah tersebut termasuk 7 Bank Wakaf Mikro di Jawa Tengah dengan 1.330 nasabah dan jumlah penyaluran pembiayaan mencapai Rp 1,44 miliar.

“Tahun ini kita targetkan bisa capai 40 Bank Wakaf Mikro. Tapi itu bukan target akhir, akan terus usahakan berkembang. Sehingga semua pesantren dapat kesempatan yang sama,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiana di sela peresmian Bank Wakaf Mikro di Pesantren Futuhiyyah, Demak, Jumat (27/7) kemarin.

Menurutnya, kehadiran Bank Wakaf Mikro dengan berbasis Lembaga Keuangan Mikro Syariah ini dapat menjadi salah satu solusi dalam menyediakan akses permodalan bagi masyarakat kecil yang belum terhubung dengan lembaga keuangan formal.

“Tujuannya pemberdayaan umat. Dengan adanya modal, masyarakat semakin produktif, industri berkembang, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Ini akan terus menggulung sehingga perekonomian nasional pun akan tumbuh,” ujarnya.

Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIJ, Bambang Kiswono menambahkan, pembentukan Bank Wakaf Mikro di berbagai daerah dilakukan dengan mengikutsertakan tokoh pengasuh pesantren dan dibantu para donatur dalam bentuk bantuan dana khusus melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Syariah Mandiri.

Skema pembiayaannya tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp 3 juta dan margin bagi hasil yang dikenakan setara 3 persen. Dalam skema pembiayaan ini juga disediakan pendampingan kelompok sehingga akan membantu pemberdayaan masyarakat yang memiliki usaha ultra mikro. (dna/ida)

Berita sebelumyaMotor Klasik
Berita berikutnyaKawin Cerai Ideologi Ekonomi

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

UM Magelang Targetkan Rp 15 M Hibah Dikti

MUNGKID -- Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal dana hibah penelitian...

Warga Terdampak Tol Menginap di Kantor DPRD

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Puluhan warga yang rumahnya dieksekusi untuk pembangunan tol Semarang-Batang melakukan unjuk rasa ke kantor DPRD Kendal. Mereka bahkan rela menginap di...

Akhir September, Sudah Fungsional

SEMARANG –Proyek underpass Jatingaleh tinggal tahap  finishing. Ditargetkan underpass bisa difungsionalkan akhir September 2017 mendatang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Binamarga dan Cipta karya Jateng, Bambang...

Pembangunan Daerah Perbatasan Rp 5 Miliar

MUNGKID—Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP safari meresmikan sejumlah proyek pembangunan di wilayahnya. Kemarin, Bupati Zaenal mersemikan proyek senilai Rp 5,2 miliar yang tersebar di...

Jenazah Dibawa Motor Bukan karena Tak Kuat Bayar Ambulans

JawaPos.com - Sepanjang hari kemarin, banyak netizen yang menerima dan membagikan ulang video tentang polisi lalu lintas (polantas) yang sedang menghentikan pengguna sepeda motor...

Kembangkan Bisnis di Usia Muda

SALATIGA - Tiga entrepreneur muda dan berbakat hadir di tengah-tengah civitas akademika Universitas Kristen Satya Wacana, Rabu (1/3) siang. Muhammad Haykal Kamil, Vicky Veranita...