33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Matikan HP dan TV Saat Magrib

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Khawatir dengan dampak perkembangan teknologi informasi yang berakibat pada hilangnya karakter dan adab berbudaya, Pemerintah Kabupaten Batang mengajak warga untuk mematikan HP dan TV saat Magrib.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat pelantikan Pengurus Daerah Rifaiyah di Pendopo Kantor Bupati setempat Sabtu, (28/7/18).

“Untuk mencegah terpengaruhnya masyarakat oleh tayangan yang tidak mendidik, maka masih kita kaji dan wacanakan gerakan matikan hand phone dan TV pada waktu Magrib sampai pukul 20.00,” ucap Wihaji.

Masyarakat sekarang katanya, baik orang tua dan anak lebih cenderung menghabiskan waktunya untuk berkomunikasi dengan HP. Kalaupun di rumah mereka lebih disibukkan dengan HP dan TV. Sehingga wacana tersebut harus dikaji dan bisa diterapkan di lingkungan keluarga.

“Dan ini mungkin bagian kecil dari dakwah KH Rifaiyah untuk tidak terpengaruh jauh dengan budaya yang tidak sejalan dengan ajaran Islam,” kata Wihaji yang disambut tepuk tangan ribuan jamaah Rifaiyah.

Disampaikan juga mengenai sejarah perjuangan pendiri Rifaiyah yaitu KH Syeh Rifai sebagai ulama besar. Melawan penjajah  Belanda dengan berdakwah yang membumi yang dituliskan dalam bahasa Jawa. Terkenal dengan kitab irengnya yang diterima oleh masyarakat pada zamannya.

“Karyanya berupa kitab dan batik dijadikan sebuah media dakwah untuk melawan kolonial Belanda. Sehingga layak perjuangan  KH Syeh Rifai ditetapkan menjadi  pahlawan  nasional di tahun 2004 atas usulan Bupati Batang Bambang Bintoro,” kata Wihaji.

Untuk mendukung karya dan perjuangannya Pemkab akan menjadikan batik Rifaiyah sebagai salah satu seragam kerja, serta akan membantu pembangunan museum Rifaiyah di Limpung sebagai wisata religi.

Ketua Pengurus Pusat Rifaiyah, Mukhlisin Muzarie mengatakan, 196 tahun yang lalu Syeh Rifai didakwa sebagai seorang pemimpin pemberontakan terhadap kolonial Belanda. Mereka diasingkan bukan karena mengajar mengaji tapi menanamkan semangat memberontak penjajahan.

Ia juga mengatakan dengan dakwah dan karyanya yang disebarkan di seluruh nusantara hasil perjuangan KH Rifai turut mengantarkan Indonesia merdeka.

Sementara Ketua Pengurus Daerah Rifaiyah periode 2018-2023 Nur Khamid meminta dukungan doa agar bisa melaksanakan koordinasi dan konsolidasi untuk melaksankan amanah dengan baik.

Adapun jajaran PD Rifaiyah Kabupaten Batang yang dilantik yaitu Ketua Dewan Syuro, Kiai Ahmad Munthohar, Sekretaris H Ziinudin, Ketua PD Rifaiyah H Nur Khamid, Sekretaris M Rifai, Bendahara H Nurosikhin. (han/lis)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...