33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Diuntungkan Tanpa Pluim

PSIS vs PSM

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG PSM Makassar dipastikan tidak akan diperkuat gelandang andalannya, Wiljan Pluim, saat berlaga melawan tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Senin (30/7) petang ini. Gelandang asal Belanda itu dipastikan absen dalam laga perdana Putaran Kedua Liga 1 Indonesia ini lantaran terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Pluim mendapatkan kartu kuning saat PSM Makassar takluk 1 – 3 oleh PSMS Medan, Senin (23/7) lalu.

Head coach PSM Makassar, Robert Rene Albert, mengatakan, Wiljan Pluim adalah salah satu pemain kunci dalam tim. Dia juga merupakan salah satu pemain terbaik di Liga ini.

“Tentu kami merasa kehilangan, namun para pemain tetap akan memberikan yang terbaik walaupun bermain tanpa Pluim,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di kubu PSIS Semarang diperkirakan tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu PSM Makassar. Head coach PSIS Semarang, Alberto Vincenzo Annese, menyampaikan, absennya Wiljan Pluim tentu merupakan sebuah keuntungan bagi anak asuhnya.

“Namun sejujurnya bermain dengan tim lawan yang memiliki kekuatan penuh lebih baik karena bisa menjadi tolak ukur kekuatan PSIS,” ujarnya.

Pelatih asal Italia itu juga mengatakan, Haudi Abdillah dkk sudah menyiapkan pertandingan besok dengan intensitas latihan yang sangat bagus.

“Sejak bergabungnya Bako dan Alom, para pemain menjadi lebih bersemangat dalam latihan, terdapat kualitas permainan saat latihan maupun saat laga ujicoba beberapa waktu lalu,” kata Annese.

Dia menambahkan, dua pemain anyar PSIS Semarang, yakni Nerius Alom dan Abou ‘Bako’ Bakr Al Mel memang belum dipastikan dapat bermain saat melawan PSM Makassar petang nanti. Hal itu dikarenakan kedua pemain belum mendapat pengesahan resmi dari PT LIB.

“Apabila pengesahan sudah diresmikan sebelum pertandingan, maka bisa dipastikan kedua pemain tersebut akan dimainkan,” sambungnya.

General Manager PSIS Semarang, Wahyu ‘Liluk’ Winarto, menegaskan, PSIS Semarang menginginkan hasil yang terbaik dengan meraih 3 poin saat melakoni laga perdana Putaran Kedua Liga 1 Indonesia.

“Laga perdana putaran kedua melawan PSM adalah laga yang sangat penting bagi kami, terutama karena kami bermain di kandang sendiri, maka kami harus mampu memetik kemenangan agar bisa menjauh dari zona degradasi,” katanya.

Laga yang akan dimulai pada pukul 18.00 itu dipastikan akan berlangsung sengit. Kedua tim diperkirakan akan bermain habis-habisan mengingat PSIS Semarang sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa agar bisa keluar dari jurang degradasi. Sebaliknya, PSM Makassar yang berada di peringkat 4 klasemen sementara, membutuhkan poin untuk tetap berada di jalur pemuncak klasemen. (cr2/aro)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Kota Semarang Siap Gantikan Tegal

SEMARANG - Kota Semarang menyatakan kesiapan mereka untuk menyelenggarakan Porprov Jateng 2018 menyusul belum siapnya Kota Tegal menjadi tuan rumah ajang multicabang empat tahunan...

Bentuk Karakter Anak Lewat Olahraga

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pendidikan karakter bagi generasi muda perlu dilakukan sejak usia dini. Tujuannya adalah mencetak generasi muda yang tangguh, serta bisa bekerjasama dengan...

Wisma New Barbara di Lokalisasi Moroseneng Jadi Green House Anggrek

KALAU mendengar kata Wisma New Barbara, umumnya langsung terpikirkan lokalisasi. Tetapi, itu sudah lampau, rek. Jadul. Wisma New Barbara tidak seperti yang dulu lagi. WAHYU...

Efektif Tanamkan Budi Pekerti

RADARSEMARANG.COM - WIDYO Leksono ‘Babahe’, sosok seniman kawakan di Semarang yang masih konsisten menjadi seorang pendongeng dari sekolah ke sekolah. Wajar, jika pria berambut...

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV

Ini adegan pertama.  Bintang utamanya dua: Xavier dan Clare. Dua nama yang minggu lalu jadi trending topik di Malaysia. Xavier adalah orang yang pegang data...

Kampung Pelangi

SEBANYAK 390  rumah warga Wonosari, Randusari Semarang Selatan mulai tampak warna-warni setelah disulap menjadi Kampung Pelangi. Diharapkan pengerjaan Kampung Pelangi ini selesai sebelum Hari...