33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

KPU Semarang Coret 3 Bacaleg

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Meskipun Bawaslu pusat telah merilis 192 bakal calon legislatif (Bacaleg) terpidana korupsi, ternyata jumlah tersebut masih terus bertambah. Di KPU Kota Semarang saja, juga ditemukan tiga bacaleg mantan koruptor.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan bahwa dari 691 bacaleg yang didaftarkan ke KPU Kota Semarang, ditemukan tiga nama bacaleg mantan koruptor dari dua parpol berbeda.“Salah satunya berasal dari laporan masyarakat,“ katanya, Sabtu (28/7).

Selain berasal dari laporan masyarakat, temuan bacaleg mantan narapidana korupsi juga karena yang bersangkutan mengakui dan menyerahkan putusan pengadilan. Termasuk dari penelitian KPU sendiri.

Henry menjelaskan tiga bacaleg tersebut di antaranya satu orang berinisial Sy dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan dua lainnya Nj dan As berasal dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). “Dua bacaleg dari Hanura sudah dikonfirmasi melalui sistem informasi putusan pengadilan,” imbuhnya.

Satu bacaleg asal PPP, menurut Henry, pihaknya masih mencari putusan pengadilan terkait kasusnya. Sementara, berkasnya tetap dikembalikan ke parpol lantaran dinilai belum memenuhi syarat pendaftaran.

“Kami masih mencari putusannya. Makanya, kami berharap kepada parpol untuk lebih pro aktif karena ini terkait pakta integritas atau formulir B3 yang mereka buat dan diserahkan,” terangnya.

Dalam pakta integritas, disebutkan bahwa parpol tidak mencalonkan bacaleg yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi, bandar narkoba atau pernah melakukan kejahatan seksual anak.

Saat ini, lanjut Henry, parpol masih bisa mengganti dengan bacaleg lainnya. Hal ini dapat dilakukan setelah penetapan daftar calon tetap (DCT), bacaleg yang terdaftar tercoret jadi kosong.

“Atau setelah terpilih ternyata ada surat atau laporan dari masyarakat bahwa yang bersangkutan pernah jadi napi korupsi, kami bisa membatalkan pencalonannya walaupun sudah jadi,” tandas Henry.

Ketika dikonfirmasi kepada Ketua DPC PPP Kota Semarang, Tafrikhan justru sudah melakukan rapat lajnah penetapan pengganti calon yang dicoret KPU Kota Semarang.

“Terkait pencoretan tersebut, langsung kami komunikasikan dengan bacaleg yang bersangkutan, karena berkasnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Kemudian lajnah melakukan rapat melakukan penggantian bacaleg,” katanya.

Kendati begitu, pihaknya belum mau mengungkap nama penggantinya. Yang pasti PPP Kota Semarang sudah memutuskan penggantian bacaleg yang dicoret dan sudah melakukan pemberkasan. “Prinsipnya kami mematuhi peraturan undang-undang,” tandasnya. (tsa/ida)

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Target Serapan Lebihi Tahun Lalu

SEMARANG – Perum Bulog Divre Jawa Tengah menargetkan serapan setara beras tahun ini dapat melebihi serapan tahun lalu. Kerjasama dengan sejumlah pihak terus dilakukan...

Pemkab Semarang Dorong Perangkat Desa Jadi Peserta BPJS

UNGARAN–Hingga kini belum semua perangkat desa di Kabupaten Semarang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal sudah diatur dalam regulasi tentang anggaran desa yang digunakan untuk...

Pemda Jangan Lepas Tangan Masalah TKI

WONOSOBO – Perlindungan terhadap TKI di Indonesia masih butuh perbaikan. Salah satunya dengan mengubah Undang-Undang Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (PTILN). Proses...

Bangun Karakter, Guyub Rukun Mbangun Batang, Kreatif dan Inovatif

RADARSEMARANG.COM, BATANG-Pasangan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati (Wabup) Suyono, sejak 22 Mei 2017 mendapatkan amanah rakyat Kabupaten Batang untuk memimpin daerah yang memiliki...

Tunggu Pembeli, Pengedar Pil Penenang Ditangkap

WONOSOBO–Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo menangkap pengedar pil penenang jenis Riklona dan Alprazolam. Pelaku bernama Budiman Sapto, 35, warga Garung, Wonosobo. Ia ditangkap ketika...

Dekatkan Pelayanan Masyarakat, Perlu Tingkatkan Kelengkapan Sarana Prasarana

RADARSEMARANG.COM - Komisi C DPRD Kabupaten Demak kemarin melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Mijen. Selain sidak ke Puskesmas Mijen 2 di Desa Jleper,...