Nyaleg, Kades Harus Mundur

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Kepala desa (kades) yang ingin maju bersaing sebagai calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2019, wajib mengundurkan diri. Dengan mendaftarkan diri sebagai caleg, otomatis mereka menjadi anggota partai politik.

“Kades yang nyaleg harus mundur, aturannya begitu. Hingga sekarang belum ada yang mengajukan pengunduran diri,” ungkap Kabag Pemerintahan dan Desa Setda Wonosobo Tono Prihartono, Jumat (27/7).

Selain kades, gubernur, bupati, wakil bupati, serta aparatur sipil negara (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS), dan anggota TNI/Polri yang akan nyaleg juga harus mengundurkan diri.

Hal sama juga berlaku bagi jajaran  direksi, komisaris, dewan pengawas dan/atau karyawan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

“Kita belum tahu, apakah ada kades dari desa di Kabupaten Wonosobo yang mencalonkan diri atau tidak, sebab belum ada laporan masuk,” ucapnya.

Namun jika benar ada yang mencalonkan diri, kemungkinan mereka baru akan mengajukan pengunduran diri setelah tahapan pendaftaran ke KPU selesai dan berjalan lancar. Sebab ada masa perbaikan atau mengisi kelengkapan hingga 31 Juli 2018. “Pengunduran diri wajib dilakukan karena saat mendaftar mereka telah memiliki KTA partai,” bebernya.

Komisioner KPU Wonosobo Nurul Mubin menjelaskan, dari 16 parpol peserta Pemilu 2019, hanya 15 parpol yang mendaftar di KPU Wonosobo. Total ada 510 orang bacaleg, terdiri dari 291 laki-laki dan 219 perempuan. PDI Perjuangan, PKB, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Perindo, PAN dan Partai Demokrat mendaftarkan bacaleg sesuai jumlah kursi di DPRD Wonosobo, yakni 45 orang. Kemudian Partai Golkar mendaftarkan 41 bacaleg, Partai Hanura (40), PPP (32), PKS (27), PSI (22), Partai Berkarya (16), PBB (14), dan Partai Garuda (3). (cr1/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -