33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

TMS Mangkang Memprihatinkan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kondisi Taman Marga Satwa (TMS) Semarang atau yang lebih dikenal dengan Bonbin Mangkang kian memprihantinkan.

Pertama kali memasuki lahan seluas 8 hektare, ini pandangan mata tertuju pada danau buatan yang kondisinya tidak terawat. Banyak daun-daun kering dan tanaman enceng gondok membuat danau tak sedap dipandang,  juga sampah plastik yang memenuhi pinggir danau. Fasilitas seperti perahu apung, yang tak terawat, terlihat rapuh dan berkarat, banyak sampah di atas perahu dan hanya sebagai pajangan saja di pinggir danau.  Ada beberapa perahu apung yang ada di atas sungai tetapi para pengunjung juga tidak minat untuk menaikinya.

Belum lagi kondisi kandang satwa, seperti pagar yang tampak kusam dan cat mengelupas. Tidak menarik. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor sepinya pengunjung jika dibanding dengan bonbin daerah lain.

Selain sepi pengunjung, banyak pula lapak pedagang yang mangkrak tidak terpakai. Terhitung saat ini hanya ada sekitar 50 pengunjung yang datang, sementara dari pihak pegawai kebun binatang mengatakan dalam sehari di hari aktif sekolah, mencapai 100 hingga 200 pengunjung.

“Pertama kali masuk rasanya sepi banget, mungkin ramainya hari Sabtu dan Minggu kali ya, terus coba jalan lihat-lihat satwa, banyak yang kurang terawat kandangnya, terutama di kandang buaya yang kondisinya kotor dan bau. Harapan saya, pihak pengelola menjaga kebersihan dan menambah tempat sampah di lokasi yang strategis agar tidak banyak sampah berserakan juga enak di pandang, ” kata Beti pengunjung asal Kaliwungu, Kendal.

Selain kondisi fasilitas yang kurang terawat, kini Marga Satwa Mangkang kini mengalami over populasi. “Kini satwa kami sudah mulai over populasi, harimau yang awalnya hanya 2 ekor, kini bertambah menjadi 15 ekor, buaya yang dulu jumlahnya 5 ekor kini menjadi 60 ekor. Jika ditotal ada 240 ekor satwa yang menghuni kebun binatang ini.” kata Kusyanto, Ketua Operasional Taman Marga Satwa Semarang, Rabu, (25/7). Terkait fasilitas, akan dilakukan pembenahan secara bertahap.

Sejak 23 April 2018, TMS Mangkang Semarang sudah berpindah tangan dari Pemkot Semarang ke manajemen PT Taman Satwa Semarang yang dipimpin Samsul Siregar. Kebijakan pengelolaan tersebut berdasar Peraturan Menteri Kehutanan terkait satwa langka P31-II-2012, Tertulis bahwa satwa langka tidak boleh dikelola pemerintah dan hanya boleh dikelola oleh PT swasta. (mg20/mg17/zal)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...