Mahasiswa Untidar Magang Jurnalistik

  • Bagikan
SIAP MAGANG: Dosen pembimbing PKL mahasiswa Untidar Rangga Asmara (tengah) dan redaktur Lis Retno Wibowo bersama mahasiswa PBSI FKIP Untidar yang akan magang selama 45 hari di Jawa Pos Radar Kedu. (Ima chafid/radar kedu)
SIAP MAGANG: Dosen pembimbing PKL mahasiswa Untidar Rangga Asmara (tengah) dan redaktur Lis Retno Wibowo bersama mahasiswa PBSI FKIP Untidar yang akan magang selama 45 hari di Jawa Pos Radar Kedu. (Ima chafid/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar (Untidar) kembali mengadakan praktik kerja lapangan jurnalistik di Jawa Pos Radar Kedu. Sebanyak 11 mahasiswa tersebut Kamis (24/7) kemarin diserahkan oleh dosen pembimbing PKL, Rangga Asmara di kantor Jawa Pos Radar Kedu.

Magang ini menurut Rangga Asmara untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang jurnalistik. Sebab mahasiswa PBSI ada mata kuliah jurnalistik dilanjutkan dengan praktik jurnalistik. “PKL sebagai suplemen mata kuliah praktik dengan 3 sks. Dilaksanakan selama 45 hari,” papar Rangga kepada Lis Retno Wibowo, redaktur yang menerima rombongan mahasiswa PKL tersebut.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini magang diadakan saat mahasiswa libur. Sehingga mahasiswa tidak terpecah konsentrasinya antara magang jurnalistik dengan kuliah. “Mahasiswa ini sudah selesai ujian akhir semester. Sehingga masa liburan dapat dimanfaatkan secara penuh untuk praktik jurnalistik di lapangan,” tuturnya.

Harapannya, mahasiswa dapat mempraktikkan sebaik-baiknya ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui magang tersebut. Dia meminta agar mahasiswanya dibimbing dan diarahkan sehingga dapat menyelesaikan magang dengan baik. Dan mendapatkan nilai yang baik sesuai kompetensinya.

Pada kesempatan tersebut Lis Retno Wibowo dari Jawa Pos Radar Kedu mengatakan mahasiswa secara teknis nantinya akan ikut ke lapangan bersama beberapa wartawan. “Banyak yang bisa diliput yang nanti akan menambah pengalaman dan wawasan mahasiswa. Bisa meliput peristiwa kriminal, kecelakaan, politik maupun ekonomi,” ujarnya. (ima/lis)

  • Bagikan