33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Pedagang Tolak Relokasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Sekitar 150 pedagang Pasar Induk Wonosobo menggelar aksi demo di halaman kantor bupati, Rabu (25/7). Mereka menolak lokasi relokasi yang ditawarkan Pemkab selama Pasar Induk yang terbakar 4 tahun lalu dibangun kembali.

Pedagang menolak ditempatkan di basement dan lantai 2 pasar lama. “Kami sudah punya pengalaman pahit di sana sebelum ini. Banyak pedagang yang memilih turun kembali akibat sepinya pembeli,” kata salah seorang pedagang, Suharto.

Pada dasar pedagang mau direlokasi ke tempat penampungan sementara selama pembangunan Pasar Induk berlangsung. Tapi mereka minta lokasi untuk berjualan yang strategis dan tidak sepi pengunjung.

Perwakilan pedagang akhirnya ditemui oleh Pj Sekda Muhammad Zuhri, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Agus Suryatin dan Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Widi Purwanto. Dalam kesempatan ini, pendemo kembali meminta ketegasan Pemkab untuk menunda relokasi para pedagang.

Pemkab akhirnya menyepakati tuntutan yang disampaikan oleh peserta aksi. “Namun saya meminta kepada para pedagang untuk bersedia dirapikan apabila itu diperlukan selama proses pembanguan Pasar Induk Wonosobo,” kata Zuhri.

Pada Jumat (20/7) lalu, Pemkab Wonosobo dengan Pelaksana Proyek telah menyepakati sejumlah hal terkait dimulainya pembangunan kembali Pasar Induk Wonosobo. Antara lain pemindahan pedagang yang berada di Jalan Pasar 2 dan zona bahaya lain serta relokasi pangkalan delman.

“Dalam rapat koordinasi (Jumat, 20/7) kemarin, antara Pemkab, Pelaksana Proyek dan Perwakilan Pedagang, sudah disampaikan bahaya yang bisa ditimbulkan jika pedagang nekat berjualan di dekat proyek pembangunan. Pelaksana Proyek sendiri juga membutuhkan akses Jalan Pasar 2 sebagai pintu masuk truk maupun alat berat yang membawa material,” terang Kabagops Polres Wonosobo Kompol Sutomo. (cr1/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tidak Berjalan Mulus

SEMARANG - Langkah SMAN 9 Semarang untuk mempertahankan gelar terganjal dalam pertandingan keduanya di Gelaran Ganesha Cup 2017. Melawan SMAN 8 Semarang, skuad asuhan...

Optimistis Tax Amnesty Dorong Pertumbuhan Ekonomi

SEMARANG – Salah satu tujuan program amnesti pajak yang berakhir pada Maret lalu adalah memberikan tambahan dana untuk pembiayaan pembangunan. Hal ini diharapkan dapat...

Sepak Bola Durian Paling Menarik Perhatian Warga

Sepak bola merupakan olahraga populer di Indonesia. Hampir di setiap kampung ada yang senang mengejar dan menyepak bola dari kulit, karet atau plastik. Tapi...

Mbah Amin Tewas Dibunuh

KENDAL- Seorang kakek berumur 80 tahun tewas dibunuh. Mayatnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya Desa Juwiring Lor  RT 01 RW...

Hubungan Hukum antara Bank dengan Nasabah

RADARSEMARANG.COM - DALAM struktur perekonomian Indonesia, sektor perbankan memiliki posisi strategis sebagai lembaga intermediasi penentu proses pembangunan yang berkesinambungan sebagaimana yang dicita-citakan dalam Pancasila...

Blangkon untuk Ganjar

RADARSEMARANG.COM, CILACAP – Sekitar 12 ribu massa yang tergabung dalam Paguyuban Resik Kubur Jerotengah (PRKJ) Kabupten Cilacap memberikan blangkon kepada calon Gubernur Jateng nomor...