33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

5 Bacaleg Mantan Napi Dicoret

80 Persen Dokumen Dikembalikan

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Banyak dokumen syarat bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi yang dikembalikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah. Bahkan, hampir 80 persen dokumen yang telah diserahkan dinyatakan belum memenuhi syarat.

”Untuk yang belum memenuhi syarat, kami kembalikan untuk dilengkapi terlebih dahulu. Ini memang masih pada masa perbaikan,” kata Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, Rabu (25/7) kemarin.

Joko membeberkan, pengembalian ini dilakukan lantaran setelah proses pengecekan masih banyak berkas yang cacat kelengkapannya. Beberapa dokumen yang belum memenuhi syarat di antaranya ada ijazah. Dikatakan Joko, masih banyak ijazah yang belum dilegalisir.

Juga surat kesehatan yang belum dilampirkan karena memang ada beberapa rumah sakit yang tidak bersedia mengeluarkan rekam medik. ”Ada miskomunikasi dengan rumah sakit. Tapi nanti kami bantu mengomunikasikan,” sambungnya.

Sementara itu, dari proses pengecekan dokumen yang dilaksanakan pada 18-21 Juli lalu, ditemukan pula bakal caleg yang ternyata masih di bawah umur. Dengan kata lain, bacaleg yang bersangkutan usianya belum mencapai 21 tahun di hari penyampaian hasil verifikasi kelengkapan administrasi pada 19 September mendatang. ”Kalau di bawah umur, jelas tidak memenuhi syarat, harus dicoret,” tegasnya.

Selain itu, ada pula lima lainnya yang turut dicoret KPU karena mantan narapidana. Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Jateng Nomor 20 Tahun 2018, narapidana kejahatan seksual anak, narkoba dan korupsi dilarang maju di bursa pemilihan legislatif.

”Di tingkat provinsi ada satu bakal calon. Sementara empat lainnya di tingkat kabupaten/kota. Yakni Brebes, Blora, Sragen dan Kebumen. Total ada lima orang bakal caleg yang merupakan mantan napi korupsi, langsung kami nyatakan TMS (tidak memenuhi syarat),” jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Joko, bagi mereka yang dinyatakan belum memenuhi syarat akan diberi waktu melengkapi persyaratan hingga 31 Juli mendatang. Sementara bagi yang tidak memenuhi syarat, parpol memiliki hak mengganti kandidat agar kuota terpenuhi. ”Tapi yang memenuhi syarat, tidak bisa diganti. Termasuk nomor urutnya,” tandasnya.

Sedangkan Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengaku bahwa semua partai sudah hadir check list vertifikasi administrasi terhadap semua bacaleg. Jadi KPU Jateng tidak semata-mata mengembalikan. “Kami pastikan, jika dari Partai Gerindra ada yang belum memenuhi syarat, maka kami patuh untuk segera melengkapinya. Demikian halnya jika ada yang dicoret, maka kami patuh dan segera mencari pengganti,” tandasnya. (sga/ida)

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Warung Boleh Buka Siang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Pemkot Magelang membatasi jam operasional tempat hiburan dan panti pijat selama bulan Ramadan 1439 Hijriyah. Aturan tersebut tertuang pada Surat Edaran...

Sasar Smartphone 4G LTE

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebagai perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi, Smartfren Telecom Tbk terus melakukan inovasi. Salah satunya menghadirkan layanan paket internet unlimited 24 jam...

IAIN Tampilkan Tema Islam Indonesia

SALATIGA - Ada wajah baru dalam karnaval pembangunan yang digelar Pemkot Salatiga Minggu (3/9) siang hingga petang. Kontingen dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN)...

Akses Wisata Religi Dilebarkan

DEMAK- Jalan wisata religi Kadilangu yang menghubungkan dengan jalan lingkar selatan Kota Demak melalui Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam diperlebar. Jalan yang semula sekitar 4...

Singgah di Semarang, Wisata ke Borobudur

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Selama Maret ini, sudah 6 kapal pesiar  sandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sayang, kapal yang membawa ribuan wisatawan asing itu hanya singgah...

Gudang Penyimpanan Obat Digerebek

SEMARANG- Sebuah gudang penyimpanan obat diduga tanpa izin digerebek aparat Satuan Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang, Rabu (4/10). Gudang tersebut berada...