33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Warga Windurojo Kesulitan Air

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 3.000 warga Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, kabupaten Pekalongan, saat ini kesulitan air bersih. Pasalnya dari lima sumber mata air yang ada di desa tersebut, hanya dua mata air yang dapat digunakan.

Untuk mendapatkan air bersih, warga harus mencari air bersih ke desa lain dengan mengendarai motor sejauh 10 kilometer dari Desa windurojo atau harus antre bersama ratusan warga desa lainnya, pada satu sumber air yang ada di tepi jalan Desa Windurojo.

Kepala Desa Windurojo, Seherman mengungkapkan bahwa setiap musim kemarau Desa Winduro selalu kesulitan air bersih, karena ada beberapa sumber yang mengalami kekeringan seperti mata air yang ada di Dukuh Larangan.

Menurutnya ada beberapa mata air di Desa Windurojo, namun karena lokasinya sangat jauh dan hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki, maka warga enggan untuk mengambil air tersebut.“Warga hanya mau ambil air yang ada di tepi jalan Desa itu, atau keluar desa dengan mengambil naik motor, ya memang kami kesuiltan dengan air bersih,” ungkap Suherman.

Suherman juga mengatakan untuk mengatasi kesulitan air bersih itu, pihaknya sudah berusaha membuat terobosan dengan membuat Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) kemudian mengajukan anggaran ke Kemeterian Lingkungan Hidup. Namun hingga saat ini belum disetejui oleh Pemerintah Pusat.

“Dalam pembuatan Pamsimas membutuhkan dana sekitar Rp 600 juta dan warga sudah melakukan iuran sebesar Rp 100 ribu perkepala keluarga sebanyak 3.000 orang. Sehingga ada kekurangan dana sekitar Rp 260 juta,” kata Herman.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko menegaskan, Desa Windurojo termasuk salah satu desa yang mengalami kekeringan yang sangat parah, sehingga ada ribuan warga yang kesulitan akan air bersih.

Untuk itu, pihaknya akan membantu memberikan bantuan air bersih dan akan bekerjasama dengan PDAM untuk memberikan babantuan air secara rutin. Sehingga bisa mengurangi beban warga akan kesulitan air bersih.“Kami sudah berkoordinasi dengan PDAM dalam waktu dekat kami akan memberikan batua air bersih secara rutin,” tegas Bambang. (thd/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Doakan Negara Aman dan Kondusif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Umat Tridharma melakukan ritual membersihkan kongco dan rupang di Vihara Avalokitesvara Budhagaya, Watugong, Semarang, Minggu (11/2). Kegiatan tersebut digelar untuk menyambut...

Keluarga Tetap Prioritas

Di tengah kesibukannya berkarir, Enar tidak lantas melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan sekaligus ibu rumah tangga. Baginya, urusan rumah tangga harus sudah beres dulu...

Sulap Barang Bekas Jadi Alat Musik Keren

Perkusi merupakan alat musik yang akan menghasilkan suara dengan cara dipukul, ditabuh, dan digoyang, baik dengan tangan kosong ataupun menggunakan barang-barang yang sudah tidak...

Rumah Kepala Puskesmas Dirampok

KENDAL - Seorang perampok berpistol beraksi di rumah Kepala Puskesmas Kaliwungu Selatan, dr Hesti Sulistyoningsih, warga Desa Plantaran, Kaliwungu, Kendal, Senin (8/5) siang. Pelaku...

1468 Kader Siap Jadi Relawan

SEMARANG – Sebanyak 1468 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Jawa Tengah digembleng menjadi relawan kemanusiaan selama tiga hari dalam agenda Kemah Bakti Nusantara (Kembara)...

Bakeuda Ajak Masyarakat Sadar Pajak

KENDAL—Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal terus mengupayakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya PAD Kendal yang bersumber dari pajak daerah, yakni dengan meningkatkan...