Pedagang Ayam Tuntut Harga Turun

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sebanyak 250 pedagang ayam dari Kabupaten Temanggung dan Magelang yang tergabung dalam Paguyuban Anti-Prei (PAP) mendatangi kantor DPRD Kabaputen Temanggung Selasa (24/7). Mereka ingin menyampaikan tuntutan atas mahalnya harga ayam di pasaran pascalebaran tahun ini.

Sebelum beraudiensi, mereka menggelar aksi dengan membentangkan beberapa spanduk. Isi dari poster yang dibawa masa di antaranya “Turunkan harga ayam”, “turunkan harga ayam kami bosan makan mi instan”, “turunkan harga secepatnya”,”harga ayam tinggi masyarakat semakin miskin”, “turunkan harga ayam kami hanya rakyat kecil” dan banyak lainnya.

Kemudian, rombongan yang dipimpin Panud Sudaryo dan beberapa perwakilan dipersilakan masuk ke ruang Sindoro DPRD setempat. Mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Temanggung Tunggul Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Temangggung Slamet Raharjo beserta anggota serta Dinas Peternakan.

Ketua PAP, Panud Sudaryo menuturkan, aksi yang digelar meminta pemerintah untuk menurunkan harga ayam dan meminta menghentikan impor ayam. “Harga  ayam di pasaran saat ini per satu kilogram sudah tembus Rp 24.500. Harga tersebut bahkan lebih tinggi saat Lebaran lalu, berkisar Rp 24 ribu,” ucap Panud Sudaryo usai audiensi dengan pimpinan DPRD Temanggung, Selasa (24/7).

Terkait impor, pihaknya telah melakukan sweeping dan mendapatkan beberapa pedagang yang menjual daging impor dengan harga Rp 15.000.  “Kalau ini dibiarkan, ayam lokal mau di kemanakan? Kami mohon andil pemerintah untuk segera menyikapi hal ini. Kami mohon solusi,” pintanya.

Menanggapi tuntutan para pedagang tersebut, Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo menuturkan, permasalahan ini tetap menjadi bahan masukan atau evaluasi untuk dikoordinasikan ke pihak terkait. (san/lis)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -