33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Pedagang Ayam Tuntut Harga Turun

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sebanyak 250 pedagang ayam dari Kabupaten Temanggung dan Magelang yang tergabung dalam Paguyuban Anti-Prei (PAP) mendatangi kantor DPRD Kabaputen Temanggung Selasa (24/7). Mereka ingin menyampaikan tuntutan atas mahalnya harga ayam di pasaran pascalebaran tahun ini.

Sebelum beraudiensi, mereka menggelar aksi dengan membentangkan beberapa spanduk. Isi dari poster yang dibawa masa di antaranya “Turunkan harga ayam”, “turunkan harga ayam kami bosan makan mi instan”, “turunkan harga secepatnya”,”harga ayam tinggi masyarakat semakin miskin”, “turunkan harga ayam kami hanya rakyat kecil” dan banyak lainnya.

Kemudian, rombongan yang dipimpin Panud Sudaryo dan beberapa perwakilan dipersilakan masuk ke ruang Sindoro DPRD setempat. Mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Temanggung Tunggul Purnomo, Ketua Komisi C DPRD Temangggung Slamet Raharjo beserta anggota serta Dinas Peternakan.

Ketua PAP, Panud Sudaryo menuturkan, aksi yang digelar meminta pemerintah untuk menurunkan harga ayam dan meminta menghentikan impor ayam. “Harga  ayam di pasaran saat ini per satu kilogram sudah tembus Rp 24.500. Harga tersebut bahkan lebih tinggi saat Lebaran lalu, berkisar Rp 24 ribu,” ucap Panud Sudaryo usai audiensi dengan pimpinan DPRD Temanggung, Selasa (24/7).

Terkait impor, pihaknya telah melakukan sweeping dan mendapatkan beberapa pedagang yang menjual daging impor dengan harga Rp 15.000.  “Kalau ini dibiarkan, ayam lokal mau di kemanakan? Kami mohon andil pemerintah untuk segera menyikapi hal ini. Kami mohon solusi,” pintanya.

Menanggapi tuntutan para pedagang tersebut, Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo menuturkan, permasalahan ini tetap menjadi bahan masukan atau evaluasi untuk dikoordinasikan ke pihak terkait. (san/lis)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Manfaat Senyum kepada Siswa Zaman Now

RADARSEMARANG.COM - BANYAK faktor yang membuat guru sulit untuk tersenyum. Namun banyaknya faktor tersebut, setelah dikumpulkan menjadi satu kata, yakni permasalahan. Padahal untuk tersenyum...

Keris Kamardikan sebagai Produk Ekonomi Kreatif

RADARSEMARANG.COM - KERIS kamardikan adalah keris yang dibuat setelah tahun 1945 setelah Indonesia merdeka. Pembuatanya ada yang tetap sesuai pakem zaman, dahulu dalam artian...

Wabup Tidak Lagi di PKB

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wakil Bupati Magelang HM Zaenal Arifin telah dianggap mundur dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab, HM Zaenal Arifin telah menyatakan...

Gelar Pasar Murah, Sedia 4.000 Paket Sembako

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama jajaran perbankan dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah menggelar pasar murah di Kelurahan Rejosari, Selasa (22/5) kemarin. Kegiatan...

Pendekatan Sistem, Meminimalisasi Kenakalan Remaja

RADARSEMARANG.COM - KENAKALAN remaja diibaratkan seperti lingkaran hitam yang tak pernah putus, dan semakin rumit masalahnya. Bahkan semakin meningkat dan bervariasi jika dibandingkan tindakan...

Disukai karena Modelnya Bervariasi

Demam Fidget Spinner sampai juga ke Semarang. Paduan antara variasi bentuk, warna serta keasikan dalam bermain menjadi daya tarik dari mainan kekinian tersebut. SALAH seorang...