33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Menuju World Heritage Kota Lama Terus Dibenahi

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menargetkan kawasan Kota Lama Semarang dapat diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia pada 2020 mendatang. Saat ini, Kota Lama Semarang masih menjadi salah satu dari sejumlah Kota Lama lainnya yang bertahan dalam daftar tunggu untuk masuk dalam daftar World Heritage (warisan budaya dunia, red).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam kesempatan lokakarya yang digelar oleh Unesco bekerjasama dengan Badan Pelestarian Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang bertajuk berbagi pengalaman strategi pengurangan risiko bencana di tiga kota bersejarah di Gedung Oudetrap Kota Lama Semarang, Selasa (24/7).

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi menyebut, dengan lokakarya tersebut Unesco memberikan pengarahan cara merawat dan mengembangkan Kota Lama Semarang sesuai dengan ketentuan dan nilai historis yang ada.

“Mereka (Unesco, red) memberi clue yang benar merawat Kota Lama sesuai arahan Unesco. Karena itu kita jaga bersama-sama. Yang dilakukan Pemkot saat ini kan untuk kemaslahatan masyarakat,” ungkapnya usai membuka lokakarya.

Lokakarya dari Unesco tersebut untuk memastikan kondisi Kota Lama saat ini. Sehingga, hal itu menjadi perhatian serius Pemkot Semarang untuk tetap mempertahankan nilai historis salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Lumpia.

“Ini menjadi perhatian kita secara serius. Kalau menjadi warisan budaya dunia maka akan menjadi daya tarik wisatawan. Tidak hanya itu, Kota Lama juga terpromosikan ke seluruh dunia,” jelasnya.

Lokakarya tersebut, kata dia, membahas mengenai strategi pengurangan risiko bencana di tiga situs yang dipilih menjadi situs percontohan yaitu Kota Lama Semarang, Historic City of George Town di Malaysia dan Levuka Port Town di Fiji.

Kepala Unit Budaya Kantor Unesco Jakarta, Moe Chiba mengatakan, pentingnya lokakarya pengurangan risiko bencana ini lantaran kelestarian situs-situs cagar budaya seperti Kota Lama Semarang terancam oleh berbagai faktor. Di antaranya banjir, kebakaran, penurunan tanah, longsor, dan gempa bumi.

“Lokakarya ini bertujuan untuk memperkuat kelestarian kota bersejarah dari ancaman bencana. Kami sangat menghargai upaya yang dilakukan Pemkot Semarang dalam melestarikan cagar budayanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BPK2L Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menambahkan, lokakarya ini merupakan bentuk atensi dari Unesco. Selain itu, kegiatan ini merupakan satu rangkaian dalam proses menjadi warisan budaya dunia. Di sisi lain, saat ini BPK2L tengah menyusun draf dozzier untuk diajukan ke Unesco pada September mendatang. (tsa/zal)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...