33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Gaet Generasi Muda, Kolaborasi Lintas Genre Musik

Lebih Dekat dengan KBM Kariwitan Wacana Budaya

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – Terbuka pada perkembangan zaman dinilai menjadi salah satu kunci pelestarian seni budaya. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Bakat Minat (KBM) Karawitan Wacana Budaya. Anak-anak muda yang mempelajari seni karawitan ini kerap berkolaborasi dengan seniman lintas genre. Seperti apa?

NURUL PRATIDINA

RUANG Karawitan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) nyaris tidak pernah sepi pada sore hari. Alunan gamelan hampir selalu terdengar pada Senin hingga Jumat sore. Ya, alunan tersebut berasal latihan para mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Bakat Minat (KBM) Karawitan Wacana Budaya.

“Mahasiswa yang berminat untuk belajar karawitan cukup banyak, sekitar 60-an. Sehingga untuk berlatih harus dibagi, boleh pilih mulai dari Senin hingga Jumat,” ujar pelatih KBM Karawitan Wacana Budaya, Minarno.

Banyaknya anak muda yang tertarik mempelajari seni musik tradisional ini tak lepas dari kesediaan dalam membuka diri pada berbagai genre musik lain. Baik genre-genre yang sama klasiknya, maupun yang berbau modern.

“Sesuai dengan nama kelompok ini, Wacana Budaya, wacana merujuk pada wawasan, tentang budaya. Dalam arti luas, bahwa kami mencintai seni budaya tradisional ini, namun juga tidak fanatik sempit. Kami juga terbuka dengan seni budaya lain,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dalang.

Hal ini dibuktikan dengan kolaborasi KBM Wacana Budaya bersama sejumlah seniman dari berbagai genre musik. Di antaranya jazz yang belakangan juga cukup naik daun di kalangan anak muda.

Selain itu, untuk semakin mengasah keahlian para anggota dalam ber-karawitan, beberapa kegiatan juga digelar. Mulai dari latihan rutin pada Senin hingga Jumat, kemudian sebagai pengiring pada kegiatan wisuda, mengiringi acara pernikahan hingga mengikuti lomba. “Untuk lomba, selama dapat informasi dan ada dana ya kami senang mengikutinya. Termasuk pada Agustus mendatang, akan ada lomba tingkat internasional di Boyolali,” ujarnya.

Hal tersebut juga menjadi penyemangat para anggota untuk lebih giat berlatih. Arif Nur Yudhananto, salah satunya. Mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis ini kepincut untuk bergabung setelah melihat pementasan di awal ia masuk kuliah.

“Kali pertama belajar ya kaku karena memang sebelumnya tidak punya dasar bermain gamelan. Tapi lama-lama makin asik, apalagi kalau lagi jenuh dengan kuliah, bermain gamelan bisa menjadi pelepas penat,” ujarnya.

Kelompok bakat minat ini sendiri, lanjut Minarno, mulai terbentuk mendekati tahun 2000. Berawal dari sekumpulan mahasiswa yang kerap berlatih karawitan, mereka kemudian mengiringi pementasan wayang yang didalangi oleh Minarno, dan dibentuklah kelompok ini.

“Sebelumnya yang berlatih cukup beragam, anak-anak muda maupun orang tua. Sekarang banyak mahasiswanya, jadi lebih fokus ke mereka. Tapi kami tetap tidak individualis dan membuka diri untuk bekerjasama dengan siapapun,” ujar Minarno.

Ia berharap, ke depan semakin banyak generasi muda yang mencintai dan bersedia melestarikan seni budaya tersebut, dengan berbagai kreativitasnya. “Mari kita nguri-uri budaya kita bersama-sama, karena orang luar pun sudah mulai banyak yang mempelajari,” ujarnya. (*/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...