28 C
Semarang
Minggu, 13 Juni 2021

Lecehkan Calon Karyawan, Manajer Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Warga dukuh Kayen desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang Nizam Nursalam, 33, yang bekerja sebagai manajer penyedia konstruksi di wilayah Kecamatan Gringsing Batang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diduga melakukan pelecehan terhadap calon karyawati. Nizam ditangkap oleh anggota Polsek Gringsing Polres Batang.

Pelaku merupakan manajer di Ratna Beton, diduga kuat telah melakukan pelecehan terhadap empat calon karyawati pada hari Jumat (20/3) di ruangan kantor tempatnya bekerja. Pelaku yang telah berkeluarga dan mempunyai 1 anak ini ditangkap setelah dilaporkan oleh salah satu korbannya ke Mapolsek Gringsing.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang menjelaskan, bahwa kronologi kejadian berawal saat perusahaan Ratna Beton membuka lowongan pekerjaan untuk satu wanita sebagai tenaga administrasi.“Ada 6 orang yang mengajukan lamaran tapi hanya 4 yang dipanggil oleh MZ untuk wawancara, yaitu GT, AR, MY dan DN,” beber Kapolsek.

Terduga Nizam sengaja mengambil hari Jumat karena Ratna Beton meliburkan karyawan pada hari tersebut sehingga suasana sepi. Kesempatan ini ternyata digunakan oleh terduga untuk melancarkan aksi bejatnya. Keempat korban dipanggil satu-persatu kemudian disuruh telanjang bulat dengan dalih untuk memeriksa tato dan tindik di tubuh korban.“Korban disuruh telanjang dengan dalih ingin memeriksa apakah para calon karyawan bertato atau punya tindik,” jelasnya.

Tidak berhenti disitu, para korban selanjutnya juga disuruh kencing untuk pemeriksaan air seni. Dengan alasan agar air seni tidak dipalsukan, terduga meminta melihat langsung saat korban kencing. Salah satu korban, GT  juga mengaku disentuh di beberapa bagian tubuh sensitifnya.

Keesokan harinya terduga Nizam masuk kantor seperti biasa dan tidak menyangka perbuatannya akan berbuntut panjang. Warga yang mendengar kabar pelecehan tersulut emosinya, sehingga ada banyak warga dari tetangga dan keluarga korban yang sudah berkumpul di depan perusahaan pelaku. mereka tidak terima dengan perbuatan terduga dan berniat menghakimi Nizam.

Beruntung aparat kepolisian dari Polsek Gringsing bertindak sigap dengan segera datang ke TKP dan mengamankan terduga, serta segera diamankan ke Kantor Polsek Gringsing sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dihadapan polisi terduga mengakui semua perbuatannya. Atas perbuatannya, terduga akan dijerat dengan pasal 294 KUHP tentang Perbuatan Cabul dengan hukuman 7 tahun penjara,” tandas Sugiyanto.

Saat dikonfirmasi pelaku Nizam mengaku itu semua atas inisiatifnya sendiri. Dan dirinya juga menyesal melakukan perbuatan tersebut.“Saya melakukan itu untuk kepuasan seksual semata. Pihak manajemen perusahaan juga tidak pernah memerintahkan tes seperti itu pada penerimaan karyawan,” ucapnya menyesal.

Diceritakannya, modus yang digunakan dengan mengajak korban di ruang musala di kantor setempat. Kemudian disuruh membuka seluruh bajunya hingga telanjang. “Dari 4 calon karyawan, hanya dua orang saja yang saya suruh tes urine, dan saya ikut di kamar mandinya,” jelasnya. (han/bas)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news