Semifinal Bakal Berlangsung Ketat

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis I Salatiga 2018

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemain tunggal anak putra madya Fernando Christian Setia Gunawan dari PB Berkat Abadi, mampu menembus semifinal Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis I Salatiga 2018 setelah memenangi laga delapan besar melawan Rillo Ananda Berliando asal PB Glory. Kemenangan ini diraih setelah bermain dramatis dalam dua game di GOR PPLP Sepak Takraw (Ngebul), Jalan Veteran, Senin (23/7) sore kemarin.

Meski hanya kelas madya, dan tanpa ada pembagian pemain unggulan, pertemuan Fernando versus Rillo tampak menyedot perhatian penonton. Game pertama, kedua pemain saling berkejaran poin sejak pertandingan berlangsung. Jelang laga berakhir, Rillo unggul 19-17. Namun Fernando yang tampak tenang menghadapi tekanan, mampu menyamakan poin 20-20, kemudian unggul 21-20.

Drama perebutan game pertama diwarnai dengan saling mengambil poin deuce (yus). Mulai skor 21-22, 22-23, 23-24, hingga 26-26. Suasana pertandingan makin seru saat suporter kedua pemain saling berteriak memberi motivasi. Pertandingan akhirnya dimenangkan Fernando 28-26, setelah smash tajamnya ke arah Rillo tak mampu dikembalikan, dan penempatan bola Rillo keluar lapangan.

Sayangnya, saat berlanjut game kedua, Rillo justru seolah kehilangan motivasi dan pola permainan. Sehingga Fernando menang mengakhiri laga dengan kemenangan jauh 21-7. Pelatih PB Berkat Abadi, Damar Kukuh, mengungkapkan, Fernando mampu mengontrol emosi dan tetap fokus saat tertinggal angka.

“Saat akhir game pertama itu menjadi penentuan. Setelah bisa menang, dia makin percaya diri, dan lebih cermat di game kedua. Untuk babak berikutnya, tetap optimistis saja bisa menang lagi. Memang bakal ketat, karena pemain yang masuk empat besar hampir merata dan sama-sama kuat,” ungkapnya usai menunggui Fernando bertanding.

Selain Fernando, posisi empat besar tunggal anak putra madya lainnya diduduki oleh Rasya Rival Dirgantara (PB Rajawali), Nathan Danendra Hafizh (PB Glory), Wildan Arif (PB Mitra Jaya). Pertemuan berikutnya Fernando melawan Wildan Arif, sedangkan Rasya melawan Nathan.

Pada kelas utama kelompok usia, Bertrand Theodore Santoso (PB Glory), memastikan diri tampil di babak semifinal tunggal anak putra utama. Peluang Bertrand melaju babak berikutnya cukup besar, karena menduduki unggulan satu.

Sementara itu, kejuaraan Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis I Salatiga 2018 hari ini, Selasa (24/7), akan memainkan memainkan seluruh partai semifinal kelompok usia. Baik kelas madya ataupun utama. (fiq/bas)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -