33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Pertumbuhan Tak Sepesat Tahun Lalu

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Industri jasa pengiriman terus menunjukkan pertumbuhan. Namun demikian, hingga semester I tahun ini, pertumbuhan tak sepesat bila dibanding dengan tahun sebelumnya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah, Tony Winarno mengatakan, jumlah pengiriman di semester I ini mengalami pertumbuhan hingga 15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, diakuinya pertumbuhan tersebut tidak sepesat dengan perbandingan antara tahun 2017 dengan 2016. Para periode tersebut, pertumbuhan mencapai hingga 30 persen, seiring dengan boomingindustri e-commerce.

“Tahun 2016 ke 2017 industri e-commerce benar-benar booming, pertumbuhannya luar biasa. Dan memang industri e-commerce memberi andil cukup besar pada industri jasa pengiriman. Sekarang tetap tumbuh, tapi lonjakannya tidak sebesar saat e-commerce mulai booming,”ujarnya, kemarin.

Sedangkan bila dilihat dari segi revenue, lanjutnya, semester I tahun ini, tidak menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Salah satunya disebabkan oleh kenaikan biaya operasional yang dipicu naiknya harga bahan bakar minyak.

“Kenaikan bahan bakar berpengaruh pada biaya operasional armada kami. Sedangkan hingga saat ini kami masih belum menaikkan ongkos kirim. Sehingga meskipun jumlah pengiriman bertambah, untuk revenue ya masih belum tumbuh signifikan,”ujarnya.

Selain mengupayakan sejumlah terobosan guna meningkatkan pertumbuhan, pihaknya juga mendorong Jawa Tengah untuk difungsikan sebagai gerbang ekspor impor e-commerce. Hal ini didukung dengan perangkat yang telah siap serta posisi Jawa Tengah yang dinilai cukup strategis.

Selama ini, ujarnya, produk-produk e-commerce kebanyakan keluar dan masuk ke dalam negeri melalui Jakarta terlebih dahulu, baru didistribusikan ke daerah-daerah tujuan. Banyaknya barang yang masuk dan keluar dinilai kurang efisien bila hanya melalui satu pintu.

“Volume keluar masuk barang e-commerce ini cukup besar. Jakarta sudah terlalu hectic, dikhawatirkan akan terjadi antrean dan penumpukan. Alangkah baiknya bila di split, salah satunya melalui Jateng,” ujarnya. (dna/zal)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Komisi A Salut dengan Pemdes Bintan

RADARSEMARANG.COM, BINTAN – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kabupaten Batang, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin (21/5)....

223 Pejabat Kendal Dilantik

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Sebanyak 223 pejabat pejabat eselon III dan IV dilantik untuk menempati jabatan administrator dan pengawas. Pelantikan ini merupakan rotasi yang diharapkan...

Senin, Perangkat Desa Dilantik

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Setelah sempat tertunda, pelantikan perangkat Desa akhirnya terlaksana. Pelantikan setelah turunnya Surat Edaran Bupati Nomor 141/002/2018 tentang Pemberian Rekomendasi Camat. Sesuai surat...

72 Pejabat Kendal Diturunkan Jadi Staf

Sebagai ASN harusnya malu, karena seharusnya ASN bisa memberikan teladan yang baik kepada warganya sebagai pelayan dan pemimpin. Mirna Annisa Bupati Kendal RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Sebanyak 72 pejabat di...

Kelola Sampah, Kendal Jajaki Kerjasama dengan Bulgaria

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Permasalahan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, menjadi permasalahan pelik bagi warga. Pasalnya, TPA yang tidak...

Mengurus Perizinan Tenaga Kesehatan Hanya 18 Jam

SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menunjukkan komitmennya untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan perizinan masyarakat dengan melakukan inovasi yang didukung pemanfaatan teknologi informasi....