33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Bupati Pimpin Kirab Bedhol Kedhaton

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Dimulai dari Desa Plobangan, Kecamatan Selomerto, Senin (23/7), prosesi peringatan puncak HUT ke-193 Kabupaten Wonosobo dimulai. Bupati Wonosobo Eko Purnomo dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) berbaur dengan masyarakat untuk melaksanakan prosesi Bedhol Kedhaton.

Upacara Bedhol Kedhaton dimulai dari kantor Desa Plobangan. Rombongan yang memakai pakaian adat Jawa berjalan kaki menuju makam pendahulu Wonosobo yaitu makam Ki Ageng Wanusaba untuk melakukan ziarah. Di sana dilakukan upacara penghormatan serta hening cipta untuk mengenang jasa para pendahulu Kabupaten Wonosobo yang dipimpin langsung oleh Bupati Eko Purnomo. Ziarah diakhiri dengan doa bersama.

Selanjutnya, dilakukan prosesi mengambil tanah di sekitar makam Ki Ageng Wanusaba (Siti Bantolo) oleh sesepuh Desa Plobangan dan juga dilakukan pengambilan air (Tirto Perwitosari) dari mata air Tuk Sampan di Desa Plobangan. Tanah dan air kemudian dibawa ke Sanggar Kesenian Desa Plobangan dengan cara kirab untuk disemayamkan.

Setelah sampai di Sanggar Kesenian Desa, pusaka Bedhol Kedhaton yaitu Siti Bantolo dan Tirto Perwitosari tersebut oleh sesepuh Desa kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Plobangan untuk disimpan sementara, menunggu prosesi selanjutnya. Yaitu diserahkan kepada Bupati Wonosobo malam harinya.

Di lapangan desa, prosesi juga dimeriahkan dengan Gebyar Budhaya yang diisi pentas kesenian masyarakat Plobangan dan sekitarnya. Juga ada penyerahan panji-panji Kecamatan Selomerto. Acara siang itu diakhiri dengan acara tambahan yaitu pengukuhan Pokdarwis Desa Plobangan oleh Bupati Wonosobo.

Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Wonosobo Tono Prihatono mengatakan, acara Bedhol Kedhaton tergolong baru dalam rangkaian peringatan HUT Wonosobo. Hal ini menyusul ditemukannya beberapa penelitian bahwa Plobangan menjadi cikal bakal berdirinya Pemerintahan Wonosobo kemudian berpindah. “Malam ini juga akan digelar doa bersama melibatkan semua agama dan semua yang hadir menggunakan baju adat Jawa, sebagai wujud syukur,” jelasnya. (ali/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan SDM Sektor Wisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Bank Central Asia (BCA) Tbk menggelar pelatihan layanan prima bagi sejumlah pengurus Dusun Kopi Sirap Gunung Kelir di The Wujil...

Pilkada Dialokasikan Rp 39 Miliar

MUNGKID - Pilkada Kabupaten Magelang tahun 2018 sudah mulai disiapkan. Pemkab Magelang telah mengalokasikan anggaran Rp 39 miliar untuk pembiayaan pesta demokrasi ini. Jika...

Desa Penghasil Cengkeh

BERGAS – Desa Gebugan terkenal dengan hasil perkebunan berupa cengkeh. Bahkan kualitas cengkeh yang bagus telah mengantarkan Desa ini ke beberapa perlombaan. Kusdi, kaur Keuangan...

Angkat Eksistensi Batik Semarangan

BALAI KOTA - Motif batik Semarangan sejauh ini masih kalah dengan motif batik dari daerah lain. Padahal, motif batik yang dimiliki kota Lumpia ini tidak...

Berdiri di Jalur Hijau, Bangunan Harus Dibongkar

SEMARANG - Bangunan semipermanen ’Warung Swike’ yang terletak di Jalan Jolotundo Semarang, akhirnya disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Senin...

Jangan Pelit Apresiasi Walau Sekadar Memuji

RADARSEMARANG.COM - JARUM jam di handphone saya menunjuk pukul tujuh belas kurang empat menit. Sebagian besar karyawan Polda Jateng telah pulang. Namun, Kapolda Irjen...