Difteri Iya, KLB dan Zona Merah Tidak

  • Bagikan

JawaPos.com – Beberapa warga di sekitar Semarang mendadak cemas. Mereka saling menyebarkan informasi mengenai wabah difteri yang katanya menyerang sebuah perkampungan di Semarang. Ternyata terjadi disinformasi di dalam pesan tersebut.


“Diinfokan kepada: seluruh ibu hamil, ibu nifas, anak maupun keluarga diharapkan kalau lewat Jalan Dong Biru menggunakan masker Karena Kelurahan Genuksari masuk Zona Merah Penyebaran Penyakit Difteri. Korban meninggal bertambah 1 warga Kelurahan Genuksari. Buat Ibu2 Hamil dan teman2 lain harap hati2 barangkali ada yg mau jemput anak disekitar genuk masuk zona Merah Difteri. Info: Tim Medis Fakultas Kedokteran Unisula”. Begitu bunyi pesan yang tersebar di berbagai platform media sosial sejak Jumat (20/7).

  • Bagikan