33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Tingkatkan Siskamling Lewat Tek-Tek

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Banyak hal bisa dilakukan untuk meningkatkan semangat warga untuk meningkatkan jaga malam atau ronda. Seperti dilakukan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal dengan menggelar lomba Musik Tek-Tek Tanda Beboyo.

Berbagai kreasi seni ditampilkan oleh peserta yang merupakan perwakilan desa di Alun-alun Kendal. Ada yang menggunakan pakaian badut, pakaian adat jawa dan sebagainya. Alat musiknya juga tidak hanya kentongan bambu saja, tapi dikolaborasikan dengan alat musik tradisional lainnya seperti angklung, drum blek, seruling dan sebagainya.

Bupati Kendal Mirna Annisa mengaku terharu dengan lomba tersebut. Menurutnya musik tek-tek merupakan kesenian tradisional yang harus diestarikan. Musik tek-tek yang berupa kentongan dipadu dengan lagu tradisional yang bervariasi, diharapkan bisa membangkitkan semangat masyarakat untuk melakukan siskamling.

“Dengan warga berkompetisi menciptakan musik tek-tek, secara tidak langsung keamanan lingkungan menjadi aman, damai dan tentram. Sehingga kondusifitas daerah ikut terjaga,” katanya, Sabtu (21/7).

Kepala Kesbangpol Kendal, Ferry Nando Rad Bonay mengatakan, lomba ini digelar bertujuan untuk meningkatkan semangat warga dalam melakukan siskamling di daerahnya masing-masing.
“Selain itu untuk menciptakan rasa cinta tanah air, dimana peserta juga dibekali dengan wawasan kebangsaan. Sehingga tidak mudah terpengaruh dengan kelompok atau oknum yang ingin memecah belah,” tambahnya. Lomba kali ini dimenangkan Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung. (bud/ton)

Berita sebelumya30 Tim Ikuti LSN
Berita berikutnyaGuru Jangan Sibuk Main Handphone

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...