31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Peminat SMM Untidar Capai 4.890 Orang

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Program penerimaan calon mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Minggu (22/7) kemarin, diikuti oleh 4.890 pendaftar. Mereka akan memperebutkan kuota sebesar 30 persen dari jumlah kuota mahasiswa baru yaitu 2.015 orang. Jumlah pendaftar SMM Untidar tahun ini, naik dibanding tahun sebelumnya dengan persentase 66,7 persen.

Ketua SMM Untidar, Prof Dr Sukarno, MSi, Minggu (22/7) di sela-sela peninjauan pelaksanaan seleksi, mengungkapkan, untuk peminat SMM Untidar tahun 2018 meningkat 66,7 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini, menurut Prof Sukarno, dilihat dari jumlah pilihan prodi 1 dan pilihan prodi 2 yang mencapai 4.890 peminat. Setiap peserta, menurut Sukarno, diberikan peluang memilih 2 prodi pilihan dalam 1 kelompok ujian sains dan teknologi (saintek) atau sosial humaniora (soshum).

“Jumlah ini naik sebanyak 1.946 peminat atau sekitar 66,7 persen jika dibandingkan tahun lalu dimana total tahun lalu berjumlah 3.892 peminat,” kata Prof Dr Sukarno.

Setiap peserta nantinya dapat memilih maksimal 2 program studi dalam 1 kelompok ujian (saintek atau soshum). “Berdasarkan data peminatan, 3 prodi dengan peminat terbanyak adalah S1 Ilmu Administrasi Negara dengan 506 peminat, S1 Manajemen dengan 491 peminat dan S1 Ilmu Komunikasi dengan 463 peminat,” beber Prof. Sukarno.

Plt. Rektor Untidar, Prof Drs John Hendri, MSi, PhD, menjelaskan, SMM Untidar 2018, dilaksanakan pada Minggu (22/7) di empat lokasi yaitu kampus Untidar, SMPN 11, SMPN 13 dan SMPN 2 Magelang. Pelaksanaan kegiatan tersebut, menurut John Hendri, memakai 124 ruang dan melibatkan 420 orang panitia dan pengawas ujian baik dari dosen, tenaga kependidikan Untidar dan guru-guru SMP yang lokasinya dipakai untuk ujian.

Humas Untidar, Kusumo Wardani, menjelaskan, penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2018/2019, Untidar menyiapkan daya tampung sebanyak 2.015 mahasiswa. Kuota ini, menurut Kusumo Wardani, dibagi dalam 4 jalur seleksi yaitu SNMPTN, SBMPTN, PMDK dan SMM Untidar. “Prosentase kuota untuk jalur SMM Untidar 2018 sebanyak 30 persen  dari total keseluruhan daya tampung,” tandas Dani. (had/lis)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...