33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Menjauh dari Zona Degradasi

PSIS Taklukkan Persebaya 1-0

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – PSIS akhirnya sukses mengamankan tiga poin kandang pada matchday ke-17. Haudi Abdillah dkk berhasil menang tipis 1-0 atas Persebaya dalam laga yang digelar di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (22/7) sore. Gol semata wayang tim berjuluk Mahesa Jenar disumbangkan oleh winger mereka, Komarudin di menit ke-50. Gol tersebut sekaligus membawa PSIS untuk sementara menjauh dari zona degradasi, yaitu di peringkat ke-15 dengan raihan 19 poin.

Berlaga di bawah dukungan ribuan suporter setia, PSIS langsung mencoba menekan sejak awal laga. Head coach Vincenzo Alberto Annese juga menurunkan komposisi persis seperti laga sebelumnya, yakni minus Bruno Silva sebagai starter.

Trio Hari Nur, Komarudin dan Aldaier Makatindu mampu membuat repot barisan pertahanan Persebaya. Namun di menit ke-39, coach Vinzenco akhirnya nenurunkan Bruno Silva di menit ke-39 menggantikan Aldaier dengan harapan mampu menambah daya gedor.

Benar saja, masuknya pemain berpaspor Brasil membuat fokus barisan pertahanan Persebaya terbagi. Mahesa Jenar mendapatkan keuntungan setelah kapten Persebaya, Oktafianus Fernando, diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah di menit ke-40. Namun keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan oleh tim tuan rumah, sehingga kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dominasi belum berubah. Mahesa Jenar yang unggul jumlah pemain terus menggempur dari semua sisi permainan. Hasilnya, di menit ke-50, Komarudin membawa tuan rumah unggul setelah barisan pertahanan Persebaya gagal menerapkan jebakan offside.

Ketinggalan satu gol Persebaya ingin menambah tekanan. Bomber David da Silva dan winger Rendi Irwan diturunkan untuk menambah daya gedor. Benar saja, kecepatan sayap yang dimiliki Rendy Irwan, Irfan Jaya maupun Dabid da Silva membuat pertahanan PSIS kalang kabut.

PSIS praktis hanya mengandalkan serangan balik sepanjang akhir babak kedua. Beberapa kali Bruno Silva dan Hari Nur mendapat peluang emas meski gagal mengkonversikan menjadi gol, sehingga keunggulan PSIS 1-0 bertahan hingga laga usai.

Pertandingan berjalan cukup fight. Bahkan wasit Fariq Hitaba asal Jogjakarta harus mengeluarkan sembilan kartu kuning yang terdiri atas tiga kartu kuning untuk pemain PSIS, dan 6 untuk Persebaya.

“Beberapa pemain kami, seperti Komarudin, Hari Nur dan Bayu Nugroho menjadi kunci permainan. Mereka bermain bagus. Tapi tetap kemenangan itu karena kerja keras tim,” beber Vincenzo usai laga.

Laga versus Persebaya sekaligus menjadi laga pamungkas putaran pertama Liga 1. Setelah ini, Mahesa Jenar akan menjamu PSM Makassar di Magelang, Senin (31/7) mendatang.

Di kubu Persebaya, rotasi sejumlah pemain yang dilakukan head coach Alfredo Vera membuat keropos beberapa lini permainan mereka. Termasuk menurunkan winger Oktafianus Fernando sebagai full back.

Coach Alfredo Vera membantah rotasi tersebut dilakukan untuk menyimpan tenaga, karena Green Force harus kembali melakoni laga versus Persib Kamis (26/7) mendatang.”Rotasi kami lakukan memang karena sejumlah pemain dalam kondisi kurang bagus,” katanya. (bas/aro)

Berita sebelumyaPemilih Batang Bertambah
Berita berikutnyaKebanjiran Endorse

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PLN Bentuk Tim Jaka Tingkir

SEMARANG - PT PLN Distribusi Jawa Tengah - DIY (PLN DJTY) dalam menjaga kehandalan listrik di Jawa Tengah – DIJ, membentuk dan menerjunkan 12...

SMP Kesatrian 1 Semarang Gelar Bakti Sosial

SEMARANG - Dalam rangka HUT Yayasan Pendidikan Kesatrian 67 Ke-50 SMP Kesatrian 1 Semarang berbagi kasih dengan menggelar bakti sosial (baksos) bagi masyarakat di...

Kesal, Warga Depok Blokir Akses PLTU

BATANG – Sudah lima hari ini warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memblokir jalan desa. Utamanya yang menuju proyek Pembangkit Listrik...

Desa Suruh Menuju Desa Modern

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Desa Suruh Kecamatan Suruh dengan segala potensi dan program yang dimiliki tengah bergerak menuju Desa modern. Beberapa program unggulan di Desa ini...

Nadine Patroli Sampah di Simpang Lima

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata, Minggu (25/2) pagi, melakukan patroli dan bersih sampah di lapangan Simpang Lima Semarang. Dalam aksinya, artis yang...

Penentuan Para Pelamar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Laga uji coba PSIS versus Arema sore (4/1) nanti juga akan digunakan oleh coach Subangkit sebagai penentuan nasib bagi sejumlah pemain...