33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Meningkatkan Empati dengan Tutor Sebaya

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – SEBAGAI makhluk sosial manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Memiliki rasa empati penting untuk menjadikan manusia lebih dekat dengan orang lain, menjadikan manusia lebih peduli dengan orang lain, menjadikan manusia lebih peduli  dengan orang lain disekitarnya hingga tak ada lagi kesenjangan yang terjadi antara satu orang dengan orang lain.

Namun seiring perkembangan zaman, empati seolah hilang tergerus oleh rasa individualisme yang semakin tinggi. Hilangnya rasa empati membuat orang tidak mempedulikan keadaan dan perasaan orang lain. Hilangnya empati lambat laun membuat dunia seolah kehilangan kedamaian dan ketenteraman.

Untuk itu sudah saatnya kita tingkatkan rasa empati kita dengan peduli terhadap sesama .Cara meningkatkan rasa empati dapat dilakukan pada proses pembelajaran di kelas. Empati yang di tumbuhkan pada proses pembelajaran akan mendatangkan manfaat yang besar baik untuk siswa maupun untuk sekolah.

Dari pengalaman penulis dalam melaksanakan pembelajaran IPA di MTs, untuk mempersiapkan siswa dalam mengukuti ujian nasional penulis mengalami kesulitan dalam memotivasi siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami terutama materi  fisika yang dalam soal hitungan. Mereka malu bertanya kepada guru ketika dilakukan diskusi secara klasikal, hal tersebut tentunya menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Sementara untuk siswa yang sudah faham sepertinya mereka cenderung tidak peduli dengan kesulitan temannya yang belum paham. Dari pengamatan penulis mereka yang sudah paham sepertinya tidak mau kalah dalam berkompetisi, sehingga temannya yang belum paham mereka anggap seperti lawan.

Ketidakpedulian tersebut harus segera di atasi agar tidak tercipta generasi ego tinggi. Langkah yang pernah dilakukan penulis untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan pembelajaran IPA terutama fisika yang soal hitungan melalui pembelajaran tutor sebaya. Penulis membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang masing- masing kelompok terdiri atas 4 siswa, salah satu dari anggota merupakan siswa yang mempunyai kemampuaan memahami materi yang lebih tinggi yang akan menjadi tutor  atau pembimbing  dalam kelompok.

Guru memberikan tambahan pelajaran diluar jam belajar di kelas untuk tutor dalam mempersiapkan kegiatan belajar di kelas, guru memberikan kesempatan siswa yang menjadi tutor untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. Tetapi  perlu digaris bawahi bahwa tutor sebaya dilakukan pada saat proses pembelajara diskusi untuk memahami suatu materi, sehingga rasa empati antara siswa yang kemampuan memahami yang tinggi dapat membantu temannya dalam memahami materi yg sedang dipelajari.

Dari hasil pengamatan pembelajaran menggunakan metode tutor sebaya, penulis mendapatkan hasil dimana karena yang menjadi tutornya adalah teman seumur atau sebaya memungkinkan interaksi antar siswa lebih intensif. Karena dengan melihat temannya menjadi tutor maka menimbulkan rasa persaingan yang sehat dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan umur sebaya antara tutor dengan yang lain maka penerimaan pembelajaran akan lebuh dimengerti karena tutor sebaya akan menggunakan bahasa yang dapat dimengerti dan mudah dipahami antar siswa, sehingga siswa yang lain dapat menerima penjelasannya bahas teman sebaya lebih mudah dipahami dan teman yang tidak tahu lebih berani untuk bertanya maupun memberikan tanggapan, karena mereka teman sebaya bagaimana memilih siswa yang bisa menjadi tutor? Penulis memilih beberapa siswa yang memiliki nilai rata- rata IPA lebih tinggi dari temannya yang lain.

Tutor sebaya dapat mempererat hubungan antar siswa sehingga rasa empati dengan temannya dapat ditingkatkan, para siswa juga dapat lebih mandiri dan bersikap dewasa dan punya rasa setia kawan. Namun demikian ada beberapa kelemahan metode tutor sebaya dalam proses pembelajaran di antaranya, ada beberapa anggota kelompok cenderung menyepelekan tutor yang sedang menyampaikan materi, ada beberapa siswa yang dipilih menjadi tutor merasa tidak percaya diri ketika harus mengajari teman- temannya. Tetapi kelemahan tersebut dapat diminimalkan oleh guru sebagai pembimbing belajar siswa. (kpig2/aro)

Guru IPA MTs Negeri Batang

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Konsep Pasar Digital

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Revitalisasi kawasan Hutan Tinjomoyo Semarang yang digagas Pemkot Semarang dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jateng dengan membuat Pasar Semarangan siap dipamerkan...

Diteriaki Maling, Pemuda Depresi Dihakimi Massa

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Diduga akan mencuri motor, seorang pemuda digebuki warga Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu hingga babak belur. Beruntung petugas Polsek Kaliwungu segera datang...

Dewan Sorot Tol Tanggul Laut

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD Jateng menyorot rencana pembangunan tanggul laut sebagai rangkaian jalan tol Semarang-Demak. Pasalnya, sesuai Detail Engineering Design (DED), panjang tanggul laut hanya sekitar...

Letkol Kukuh Resmi Jabat Dandim

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono resmi menggantikan Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari sebagai Komandan Kodim 0705/Magelang. Penggantian tersebut secara resmi...

Festival Kopi 2018 Dirancang Lebih Menarik

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sukses dengan Festival Kopi (Feskop) ke-3 tahun 2017 lalu, semakin memantapkan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Temanggung untuk menggelar even serupa yang...

Solidkan TNI-Polri

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Sebanyak 779 Calon Prajurit Taruna (Capratar) dari Angkatan Darat, Laut, Udara dan Akademi Kepolisian (Akpol), selama 3 bulan ke depan akan...