33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Jaga Kesehatan, Bantu Pendidikan di Pesantren

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Menjaga kesehatan diri dan lingkungan bagi santri pondok pesantren (ponpes) menjadi salah satu syarat keberlangsungan belajar mengajar. Hal ini, turut menjadi perhatian utama Pengasuh Ponpes Baitul Muqodas, Tajudin Shorih, saat mengawali kegiatan Pelayanan Medis Masyarakat Jatengyang digelar bersama Djarum Foundation dan YBIN, Sabtu (21/7).

Tajudin menyampaikan, menjaga kebersihan dan kesehatan, akan membuat santri tidak terganggu belajarnya. “Biasanya keluhan santri baru itu seperti sakit maag. Penyebab karena pola makannya kan berubah, antara di rumah dan di pondok. Tapi kalau sudah lama (di pondok), ya bisa ngatur sendiri kapan waktunya makan,” paparnya, usai acara pembukaan di halaman Ponpes Baitul Muqodas, Kranji, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Rangkaian CSR Bakti Sosial Djarum Foundation ini memeriksa sekitar 623 pendaftar. Baik dari kalangan ponpes, santri, serta masyarakat setempat. Dari penanganan 10 tenaga medis, dijumpai banyak keluhan darah tinggi dan encok.

Officer Djarum Foundation Pekalongan, M Ali Subhan, mengatakan, program ini bentuk kepedulian bagi warga untuk mengakses pelayanan kesehatan secara gratis dengan cepat dan dekat. “Program kami lainnya adalah Bakti Olahraga, Kami bekerjasama dengan PBSI daerah mengadakan kejuaraan bulutangkis. Juga audisi PB Djarum. Bapak ibu yang memiliki putra putri berbakat bulutangkis, tentunya bisa memanfaatkannya,” jelasnya.

Perwakilan YBIN, Sri Widiastuti memaparkan, kegiatan tersebut tidak hanya pemeriksaan bagi yang sakit saja, tetapi juga untuk mengontrol kondisi kesehatan. “Di sini warga dan santri mudah untuk periksa. Bagi yang sakit dan perlu penanganan lanjutan, kami beri rujukan ke puskesmas atau rumah sakit,” jelasnya. (fiq/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembangunan Tol Dihentikan 14 Hari

BATANG – Pembangunan ruas tol akan dihentikan sementara saat musim mudik dan balik. Yaitu dari H-7 sampai H+7, atau 14 hari kerja. Dengan harapan...

Waduk Jatibarang Suplai Air Baku di Tiga Kecamatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Waduk Jatibarang di Kecamatan Gunungpati, Semarang diharapkan bisa untuk menyuplai kebutuhan air baku untuk tiga kecamatan di wilayah Semarang Barat, Ngaliyan...

UM Magelang Juarai Robotik di Malaysia

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID—Prestasi membanggakan diukir oleh tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Mereka berhasil meraih juara pertama kontes robotik di ajang   4th TMAC Design Workshop...

Resmikan Kompetisi Sepakbola LPI 2017

KAJEN–Sebanyak 64 tim sepakbola akan berkompetisi sepakbola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Piala Bupati Pekalongan Tahun 2017, mulai Selasa (21/2) kemarin, hingga 28 Februari 2017...

Mau Dikenal Luas, Harus Rajin Promosi

MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang meminta Perusahaan Daerah Obyek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL) maksimalkan biaya promosi. Tujuannya agar masyarakat tertarik berkunjung dan...

Kabupaten Semarang Kekurangan 4.150 ASN

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kabupaten Semarang saat ini kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mencapai 4.150 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang, Partono mengungkapkan,...