33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

Bentengi Masjid dan Kampus dari Radikalisme

Another

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Gerakan terorisme dan radikalisme masih mengancam bangsa Indonesia.  Untuk itu, gerakan radikalis yang anti-Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  harus dilawan.

“Kita harus mewaspadai pengaruh masuknya paham-paham radikal. Kita harus lebih hati-hati jangan mudah menerima informasi yang ujungnya menjauhkan Pancasila dan NKRI,” ucap anggota DPR/MPR RI Fraksi Nasdem KH. Choirul Muna saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada tokoh masyarakat, pelajar dan santri di aula Pondok Pesantren Nurul Ali Sempu Ngadirojo Secang Magelang, Sabtu (21/7).

Gus Muna, sapaaan akrabnya, mengaku tak lelah untuk mendengungkan materi empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD RI 1945, NKRI dan bhinneka tunggal ika kepada semua lapisan masyarakat.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil polling yang dilakukan oleh Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) bahwa 11 juta warga Indonesia respons radikalis dan 60 mahasiswa respon radikalis.

“Selain ancaman di kampus, ancaman radikalis juga masuk ke masjid-masjid. Banyak masjid yang diurus oleh orang yang berpotensi berperilaku radikal. Oleh karena itu, kita harus bentengi diri, keluarga dan lingkungan jangan sampai disusupi paham radikal.  Masjid dan kampus harus terbebas dari paham radikal,” tukasnya. (san/lis)

Berita sebelumyaToif- Milenia Duwis Wonosobo
Berita berikutnyaBonus untuk Atlet TNI

Latest News

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

More Articles Like This

Must Read

Dibuka Kembali

Akses jalan menuju Dataran Tinggi Dieng dari Wonosobo kembali bisa dilewati setelah jembatan bailey selesai dipasang. Meski sudah bisa diakses, beban kendaraan yang boleh...

Ribuan Makam Diterjang Proyek Tol

KENDAL—Pembangunan jalan Tol Semarang-Batang di ruas Kendal masih banyak kendala. Selain pembebasan yang belum rampung, juga kendala menerjang pemakaman. Sehingga pihak PT Waskita harus...

Distribusi Soal UNBK Rawan Kebocoran

SEMARANG - Penyelenggaraan Ujian Sekolah Bertandar Nasional (USBN) di Jawa Tengah berjalan relatif lancar.  Tidak ditemukan kebocoran soal ujian seperti yang ramai diberitakan. Ketua Musyawarah...

Hanya Tiga Masuk 500 Besar Dunia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kualitas pendidikan tinggi di Indonesia saat ini terus digenjot oleh Kementerian Riset dan Teknologi  Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dengan mendorong ekonomi...

Wali Kota Responsif Tanggapi Keluhan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi blak-blakan terkait alasannya menurunkan besaran PBB Kota Semarang tahun 2018. Dirinya menampik jika kebijakan mengoreksi nilai...

Cintai Kopi Karena Sang Ayah

BERAWAL dari kebiasaan membuatkan kopi sang ayah semasa SMA, mahasiswi jurusan hubungan internasional Fisip Undip, Vinia Esti Damaryanti, jadi ikut ketagihan mengonsumsi kopi. “Dulu sering...