33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Terpikat Pesona Mobil Replika

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNIK: Dashboard kayu jati membuat mobil ini semakin eksotis.
UNIK: Dashboard kayu jati membuat mobil ini semakin eksotis.

RADARSEMARANG.COM – KIT Car atau mobil dengan basic kuno yang dikawinkan dengan teknologi modern,  banyak diproduksi di Amerika. Di Indonesia, kit car atau mobil replika sempat diproduksi Indomobil bekerjasama dengan PT Marvia Graha Motor. Dari sejumlah model klasik era 30-an yang dilahirkan, salah satunya Marvia dengan platform Jaguar SS100 tahun 1937.

Berdimensi panjang sekitar 3,25 meter dan lebar 1,5 meter, mobil ini tampak lebih panjang karena kap mesin yang cukup panjang. Bentuk klasik Marvia ini nampaknya mampu membuat Achmad Zaenuddin rela menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk menjadi tuan mobil tahun 80-an ini.

”Saya tertarik karena ini sempat booming juga, tapi banyaknya ekspor pasaran luar,” ujar tuan ketiga dari mobil ini.

Ia mengaku sudah mengincar mobil ini sejak dua tahun lalu, sejak pertama kali mendapat info keberadaan mobil ini di Semarang. Oleh pemilik sebelumnya, mobil ini tidak akan dipindahtangankan. Tapi, kesabarannya merayu pemilik berbuah manis, mobil dengan bodi fiberglass ini akhirnya bisa berada di tangannya.

Mendapatkan mobil di tangan, Zaenuddin tidak melakukan banyak perubahan. Ia hanya menyesuaikan spakbor depan dan mengembalikan lampu-lampu sesuai dengan model aslinya. Menyusul lampu sein dan lampu rem belakang yang semula menggunakan VW, juga ia sesuaikan ke bentuk aslinya.

Tidak berhenti di situ, ia mengubah dashboard dengan kayu jati asli sehingga membawa mobil ini nampak seperti pada jamannya. ”Aksesoris disesuaikan. Setirnya saya juga cari setir mobil Inggris, speedometer juga disesuaikan dengan yang asli,” bebernya.

Sedikit perubahan ia lakukan pada kaki-kaki. Velg mobil bermesin 1000 CC dengan 4 silinder ini dia rubah dengan wire wheels. Hasilnya pun tak mengecewakan, tampilan asli mobil menjadi lebih ciamik dengan velg yang ia custom sendiri. Termasuk pada dua ban cadangan yang terpasang di kanan kiri mobil. ”Aslinya velg kaleng biasa. Ini saya custom karena mau mendatangkan dari luar juga susah,” ujar pengajar di salah satu perguruan tinggi ini.

Mempercantik tampilan mobilnya, ia memberikan sentuhan chrome pada beberapa bagian, seperti pada stang wipper. Ke depan, ia masih memilii PR untuk mengembalikan jok ke bentuk aslinya. Soal perawatan mesin, dibilangnya tidak terlalu susah. Sebab, mobil ini menggunakan part Suzuki yang masih banyak ditemui di pasaran.

Duduk berkendara di mobil ini, Zaenuddin pernah dikejar orang hingga halaman rumahnya. ”Dia nembung nyewa untuk dipakai di pernikahan,” ujarnya dengan tawa. (sga/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Filosofinya, Hormati yang Senior, Teladani Sifat Baiknya

RADARSEMARANG.COM - Ada-ada saja ulah Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan. Kamis (4/1) kemarin, sang Kapolres menggenjot becak berpenumpang anggotanya yang masuk masa...

Ganjar Optimistis 71,6 Persen, Sudirman Targetkan 60 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—DPD PDIP Jateng memprediksikan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen akan mendulang suara sebesar 61,6 persen. Sedangkan prediksi yang paling moderat di angka 65,4...

Residivis Ditangkap Lagi

TEMANGGUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. RWH, warga lingkungan Banyutarung Kelurahan Temanggung II...

Meski Tidak Ada Uang di Balik Kutang

oleh Dahlan Iskan Jepang masih tergolong negara cash. Tidak terlihat ada orang membayar dengan klik HP. Jarang juga terlihat orang membayar dengan kartu. Bahkan di stasiun...

Liyangan Ditetapkan sebagai Cagar Budaya

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG-Pemerintah Kabupaten Temanggung telah menetapkan 7 situs, bangunan atau struktur sebagai benda cagar budaya. Ketujuh cagar budaya tersebut adalah situs Liyangan, Camdi Pringapus,...

Satu Kesedihan di Antara Jutaan Kebahagiaan

Barangsiapa yang menghidupkan malam hari raya dan hari rayanya itu sendiri, Allah menghidupkan hati orang itu pada hari di mana hati pada mati. RADARSEMARANG.COM -...