33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Kuncinya Menangi Lini Tengah

PSIS vs Persebaya

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Duel dua tim promosi bakal tersaji di matchday ke-17 Liga 1 yang mempertemukan antara PSIS Semarang versus Persebaya di Stadion Moch Soebroto Magelang Sore (22/7) nanti.

Laga yang disebut sebut sebagai duel klasik kedua tim bakal berlangsung sengit karena baik PSIS maupun Persebaya memiliki sejarah panjang di persepakbolaan Indonesia. Kedua tim terakhir bertemu di babak delapan besar Liga 2 musim lalu.

Pertemuan kedua tim sore nanti juga cukup penting. Terutama untuk tim PSIS yang membutuhkan tambahan poin penuh untuk keluar dari zona degradasi. Tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini berada di peringkat 17 dengan raihan 16 poin. Sedangkan Persebaya berada di posisi ke-12 dengan 22 angka.

“Persebaya tim yang bagus, mereka memiliki rekor pertandingan tandang yang bagus juga. Namun kami juga punya modal berharga setelah sebelumnya menahan imbang Persipura Jayapura,” kata juru taktik PSIS, Vincenzo Alberto Annese.

Pelatih asal Italia itu masih menunggu kondisi terakhir bomber asal Brasil, Bruno Silva yang harus absen di laga versus Persipura karena mengalami cedera engkel. Kondisi bomber bernomor punggung 91 itu belum 100 persen di masa persiapan kemarin.

Jika memang Bruno belum siap tampil, coach Vincenzo kemungkinan besar akan menurunkan skema yang tidak jauh berbeda ketika melawan Persipura yaitu dengan menempatkan Aldaier Makatindu serta Hari Nur Yulianto sebagai lone striker secara bergantian.

Sedangkan untuk amunisi anyar, Vincenzo sudah bisa menggunakan tenaga kiper anyar mereka, Joko Ribowo yang telah disahkan. Mantan kiper Arema itu berpeluang untuk turun sebagai kiper utama di laga sore nanti.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik selama dua hari ini. Ya mudah-mudahan bisa kembali meraih hasil positif lawan Persebaya. Kami tidak ingin kehilangan poin di kandang,” lanjut pelatih 32 tahun itu.

Duel sengit sore nanti bakal terjadi di lini tengah. Di kubu tuan rumah, Mahesa Jenar masih akan mengandalkan Ibrahim Conteh, M Yunus dan Bayu Nugroho untuk menjaga keseimbangan pada saat bertahan maupun menyerang.

Sedangkan di kubu tim tamu, masuknya pemain anyar yaitu Raphael Maitimo bakal menambah daya dobrak mereka. Yang menarik, pemain naturalisasi itu pernah merasakan atmosfir pertandingan di Magelang bersama Madura United ketika menghadapi PSIS 12 Juli lalu sebelum dipinjamkan ke Persebaya. Green Force juga masih memiliki nama gelandang elegan. Robertino Pugliara.

Si kubu tim tamu saat ini juga tengah dalam tren positif. Tim berjuluk Green Force itu baru saja melibas PSMS Medan 2-0 di kandang pada matchday sebelumnya. Bomber asal Brasil, David da Silva menjadi ujung tombank berbahaya yang harus diwaspadai PSIS.

Namun head coach Persebaya, Angel Alfredo Vera mengakui timnya dihadapkan pada jadwal padat yang cukup menguras tenaga. Menghadapi Mahesa Jenar, mantan pelatih Persipura itu kemungkinan juga akan melakukan rotasi pemain di beberapa posisi. “Kami lihat dulu kondisi terakhir pemain seperti apa. Namun di setiap pertandingan kami selalu melakukan rotasi pemain,” katanya.

Alfredo Vera juga meminta kepada timnya untuk mewaspadai fighting spirit Haudi Abdillah dkk. PSIS akan bermain di kandnag yang menurutnya akan menjadi nilai lebih bagi tim besutan Vicenzo Alberto Annese. “Kami mewaspadai motivasi mereka saat bermain di kandang. Apalagi PSIS baru saja membawa satu poin dari Jayapura. Mereka tentu akan bermain menyerang untuk menang,” ucap Vera.

Sementara di laga sore nanti, panitia penyelenggara (Panpel) laga kandang PSIS memastikan tidak akan memberikan kuota untuk kelompok suporter Persebaya yang biasa menamakan diri Bonek. Kebijakan tersebut sesuai rekomendasi dari Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. (bas/zal)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PD BKK di Jateng Digabung

SEMARANG – Sebanyak 29 Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK) di Jateng resmi digabung menjadi PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan...

PLN Tidak Jual Alat Penghemat Listrik

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – PLN Area Magelang meminta warga agar berhati-hati terhadap modus jual beli alat penghemat listrik. Saat ini belum ada alat khusus yang...

Pastikan Perayaan Imlek Kondusif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi pastikan perayaan Imlek di Kota Semarang berlangsung meriah dan kondusif. Menurutnya, perayaan tahun baru Imlek merupakan agenda...

Pemkab Lakukan Rekrutmen 344 Perangkat Desa

KENDAL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal akan menggelar rekrutmen untuk 344 perangkat desa di 19 kecamatan dan 59 sekretaris desa (sekdes). Menyusul banyaknya perangkat desa untuk...

Perjuangkan Anggaran Pendidikan 20 Persen

​SEMARANG – DPRD Jateng terus berusaha untuk memperjuangkan agar anggaran pendidikan dari APBN maupun APBD di Jawa Tengah bisa maksimal sebesar 20 persen. Sebab,...