33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Ekspresikan Diri Lewat Topi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – SEJAK Berkembangnya tren topi custom di Indonesia beberapa tahun silam membuat kalangan anak muda menjadi gemar memakai topi sesuai keinginan sendiri yang dianggap mampu untuk menggambarkan dan mengekspresikan diri melalui topi yang mereka pakai.

Hal itulah yang mendasari Dedy Adiyan dan Fajar Anggoro untuk mengembangkan tren topi custom. Tren tersebut sekaligus menjadi peluang bisnis yang cukup menjajikan, keduanya sepakat untuk bekerjasama membuat jasa pembuatan topi custom dengan nama brand Ungaran Custom sejak tahun 2015 silam.

“Ada tiga jenis topi yang paling diminati anak muda, yaitu trucker, snapback, dan baseballcap. Memakai topi custom itu diyakini oleh banyak orang mampu menambah kepercayaan diri, sekaligus bisa mengekspresikan isi hati dan hal lain yang ingin mereka sampaikan,” kata pemilik Dedy Adiyan kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dedy menambahkan, untuk setiap jenis topi memiliki harga yang masing-masing berbeda, jenis trucker berharga Rp 40.000, baseballcap berharga Rp 45.000, dan snapback berharga Rp 50.000. “Namun jenis topi yang paling favorit dikalangan anak muda saat ini adalah topi yang berjenis trucker. Tren topi custom itu sudah ada sejak 2015, mungkin saat itu banyak yang bosan dengan kaos custom jadi pada beralih ke topi custom, karena topi juga punya kegunaan lain seperti menutupi rambut dan melindungi dari sinar matahari,” kata Dedy.

Tidak hanya kalangan anak muda saja yang menyukai topi custom ini, bahkan pejabat pemerintahan, pegawai swasta, penggemar sepak bola pernah memesan topi custom di Ungaran Custom.

Fajar Anggoro menambahkan, Ungaran Custom dulunya hanya menerima pesanan kaos saja. “Tapi lama-lama kok yang mesan topi juga ada dan semakin banyak, dari situ saya dan Dedy mulai membuat jasa pembuatan topi custom,” katanya.

Ia juga menambahkan, customer Ungaran Custom berasal dari berbagai daerah Kendal, Jakarta, Solo, bahkan Papua. Untuk membuat 1 buah Topi Custom membutuhkan sekitar 1 jam proses pengerjaan”Tergantung dari seberapa sulit desain yang diminta oleh si pemesan, jika desainya cukup sulit maka butuh waktu sekitar 2 jam untuk membuatnya,” ucap Fajar.

Salah seorang pembeli topi custom, Ahmad Farian Listianto, menyampaikan topi custom bisa mewakili ekspresi diri sendiri. Ia yang juga seorang pendukung PSIS Semarang, mengakui memilik 4 buah topi custom dan semua memiliki warna biru.

“Awalnya saya hanya sering pesan kaos, tapi sekarang saya lihat tren topi custom lagi bagus, jadi saya manfaatkan itu untuk dijadikan peluang bisnis dengan cara berjualan topi di berbagai destinasi wisata,” imbuh salah seorang pelanggan Ungaran Custom, Sri Agustin. (cr2/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terus Dibongkar

RADARSEMARANG.COM - Pembongkaran Terminal Terboyo dilakukan secara bertahap . Seluruh pedagang dan awak bus sudah pindah ke lokasi baru di Terminal Penggaron dan Terminal...

Kenalkan XM Concept di Pasar MPV

Pabrikan mobil asal Jepang berlogo tiga berlian, Mitsubishi siap meramaikan pasar otomotif tahun ini. Belum lama ini melalui PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor...

Dua Klub Dominasi Kelompok Anak

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Dominasi klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Glory dan Berkat Abadi di babak semifinal berlanjut ke partai final tunggal anak utama dengan meraih...

Pesanan Terus Meningkat

RADARSEMARANG.COM - Pengrajin tempat sampah dari drum bekas mengecat tempat sampah pesanan pelanggan di Jalan Barito, Kota Semarang, kemarin. Pesanan tempat sampah terus meningkat...

PDIP Gegabah, Bisa Dikalahkan

RADARSEMARANG.COM - SEMINGGU lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng bakal membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) yang berniat bertarung dalam bursa Pilgub Jateng, 2018 mendatang....

Marak Begal di Jalan Desa, Warga Mluweh Resah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Warga Desa Mluweh Kecamatan Ungaran Timur diresahkan sepak terjang begal di sepanjang jalan poros desa. Pasalnya, pada Rabu malam (7/2) kemarin, begal berusaha...