PENGAJIAN: Bupati Kendal, Mirna Annisa bersama ulama di Kendal menggelar Istighosah di Alun-alun Kendal, Kamis (20/8) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGAJIAN: Bupati Kendal, Mirna Annisa bersama ulama di Kendal menggelar Istighosah di Alun-alun Kendal, Kamis (20/8) malam. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Bupati Kendal, Mirna Annisa meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kendal. Yakni dengan ikut memberikan ide gagasan dan melakukan pengawasan terhadap pekerjaan pembangunan untuk kemajuan daerahnya masing-masing.

Demikian dikatakan Bupati Mirna disela Istighotsah Akbar Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-413 di Alun-alun Kendal, Kamis (19/7/2018) malam. Menurutnya, usia Kendal ke-413 merupakan bukti bahwa Kendal merupakan daerah yang bersejarah. Yakni sejak didirikan dan dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso.

“Tumenggung Bahurekso merupakan salah satu tokoh yang memerangi penjajah Belanda. Sekarang setelah meredeka, tugas kita sebagai penerus sekarang ini adalah memerangi kebodohan dan kemiskinan,” katanya.

Yakni bagaimana menciptakan Kendal sebagai daerah yang maju, berkembang dan rakyatnya sejahtera. “Untuk memajukan Kendal, tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah. Melainkan semua elemen harus ikut bergerak aktif untuk bersama-sama membangun Kendal,” tuturnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Sehingga Kendal menjadi daerah yang tetap aman dan kondusif. “Jangan sampai permasalahan menjadikan perpecahan kita bersama,” tuturnya.

Mirna menjelaskan peringatan Hari jadi Kabupaten kendal dengan menggelar istightosah ini menjadi sangat istimewa. Diaman ketika seluruh jajaran stakeholder yang ada di Kendal, baik pemerintah, swasta serta seluruh elemen masyarakat utnuk melakukan refleksi bersama.

“Kegiatan ini semoga dapat membawa semangat perubahan dan pembenahan bagi Kabupaten Kendal dengan tetap menjaga suasana yang kondusif. Karena dalam suasana yang aman, tenteram dan damai, kita dapat melaksanakan tahapan-tahapan pembangunan dengan lancar,” tambahnya.

Tausiah sedianya akan diisi oleh Habib Umar Muthohar. Namun karena berhalangan hadir digantikan oleh KH Muchsin Musyaffa pengasuah Pondok Pesantren Al-Musyafa, Ngampel. Kyai Muchsin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ,mendoakan para pemimpin dan para pendahulu yang berjuang membangun Kabupaten Kendal. “Semoga Kendal semakin baik dan Bupati Kendal senantiasa diberi kekuatan dalam memimpin supaya Kendal semakin baik,” harapnya.  (bud/bas)