33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Direvitalisasi Setelah 40 Tahun Berdiri

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar rakyat Bligo Kecamatan Buaran dan pasar rakyat Pekajangan Kecamatan Kedungwuni Jumat (20/7) kemarin.

Pasar rakyat yang sudah berusia lebih dari 40 tahun tersebut belum pernah diperbaiki, sehingga kondisinya sangat memprihatinkan, karena hanya terbuat dari kayu sebagai tiang penyangga dan beratap genting. Kemudian dibagi sebanyak 120 lapak dengan ukuran 1 x 1.5 meter dan 1.5 x 2 meter.

Meski sebagai pasar pagi, namun pasar Bligo jadi tujuan  masyarakat dari banyak kalangan dan daerah, karena di pasar ini dijual aneka kuliner khas seperti nasi megono dan daging capitan yang hanya ada di Pasar Bligo.

Bupati Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa dibangunnya beberapa pasar tradisional di Kabupaten Pekalongan ini disamping sebagai menjalankan amanah rakyat juga bertujuan untuk mendongkrak ekonomi di Kecamatan Kedungwuni dan sekitarnya.

Menurutnya dengan dibangunnya pasar rakyat Bligo, maka akan menambah dan meningkatkan pendapatan para pedagang, karena pasar akan menjadi lebih baik bersih dan nyaman dan akan mengundang banyak pembeli untuk berbelanja.

“Setelah Pasar rakyat Bligo ini dibangun, maka akan banyak dikunjungi oleh pedagang dan pembeli karena pasarnya akan semakin  bagus, letaknya pun strategis di tepi jalan raya Pekajangan,” ungkap Bupati asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Peri dustrian Perdagangan Koperasi UMKM Kabupaten Pekalongan Tinimg Hurip Budiningsih menjelaskan bahwa Pasar Rakyat Bligo merupakan pasar milik desa namun dibangun oleh Pemda Kabupaten Pekalongan, adapun peralihan status kedepan seperti apa akan dibicarkan kemudian hari.

“Pasar rakyat ini akan dibangun selama 5 bulan, dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 1,2 miliar, dan akan ditempati 120 pedagang, pasar ini diharapkan menjadi pendongkrak ekonomi masyarat Pekajangan dan Kecamatan Kedungwuni,” jelas Tining.

Usai melakukan peletakan batu pertama Bupati Asip bersama rombongan meninjau proyek pembangunan pasar UMKM di Kedungwuni Barat (sebelah selatan Pabrik BHSTex) Kecamatan Kedungwuni. (thd/bas)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Wisata Agribisnis

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar pameran promosi agribisnis di Pusat Pelayanan Agribisnis Petani (PPAP) Soropadan, Temanggung. Pameran...

Atlet Semarang Jalani Tes Kesehatan

SEMARANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang terus mengintensifkan persiapan menghadapi Porprov Jateng 2018. Salah satunya dengan menggelar tes kesehatan bagi atlet...

Ruang Aset Bakeuda Terbakar

KENDAL - Kebakaran terjadi di Gedung A Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kendal. Tepatnya di ruang Bagian Aset milik Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kendal di...

Dewan Tampung Saran Pemkab

BATANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menampung saran Pemkab Batang terkait lima rancangan peraturan daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kabupaten Batang. Yang sebelumnya ditanggapi...

4 Anak Panti Asuhan Diduga Ditelantarkan

DEMAK-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Pemkab Demak menemukan empat anak diduga ditelantarkan di sebuah Panti Asuhan di Desa Karangmlati, Kecamatan...

Karyanya Laku Rp 75 Juta, Ingin Buang Persepsi Keris Klenik

BUKAN KLENIK : Heru Susilarto menunjukkan salah satu keris buatannya.(MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU) Salah satu perajin keris terbaik di Indonesia ternyata berasal dari Kabupaten...