33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Banyak IKM Tak Miliki Standar Keamanan

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perdagangan terus mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memperhatikan kualitas produknya. Para pelaku IKM diminta untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar keselamatan.

Hingga saat ini Jawa Tengah memiliki 81 ribu lebih IKM dengan bermacam produk yang dihasilkan. Hanya saja, belum semua produk IKM memiliki sertifikasi keamanan.

”Sampai 2018 yang 60an yang difasilitasi Disperindag Jateng. Karena memang ada juga yang mandiri melakukan sertifikasi,” jelas Kepala disperindag Jateng Arif Sambodo.

Pihaknya terus melakukan pembinaan kepada pelaku IKM yang produknya memang diwajibkan memiliki standar keamanan atau tersertifikasi. Beberapa produk yang diwajibkan diantaranya ada produk mainan, garam dan air minum dalam kemasan (AMDK). ”Untuk yang wajib ini terus kita arahkan untuk memiliki sertifikasi. Kita lakukan pembinaan,” jelasnya.

Disperindag setiap tahunnya menggelontorkan skitar Rp 200 juta untuk biaya pembinaan sampai IKM memiliki sertifikat aman. ”Setiap tahun kira-kira bisa memfasilitasi 20 IKM untuk bersertifikasi,” tandasnya.

Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN) Bambang Prasetya, menuturkan, produk yang tersertifikasi selain menjamin keamanan juga akan memberi kesempatan produk IKM bersaing di perdagangan lintas negara. Sebab, akreditasi yang diberikan di Indonesia tidak hanya berlevel nasional, melainkan Internasional.

”Sehingga IKM bisa bermain di kelas ekspor. Tidak hanya menjual di dalam negeri dengan kemudahan pemasaran era digital saat ini,” jelasnya.

Produk yang tersertifikasi menjadi lebih terpercaya. Sebab, untuk mendapatkan sertifikasi, produk akan di-review asesor yang bekerja sesuai dengan standar. ”Kita terus memperkuat sistem akreditasi ini. Sehingga, produk IKM Indonesia bisa bersaing dengan produk luar negeri. Akhirnya, mampu mendongkrak perekonomian,” ujarnya. (sga/zal)

Berita sebelumyaAlumni Jadi Inspirasi
Berita berikutnya250 Napi Berkompetisi

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Jaga Kesehatan, Bantu Pendidikan di Pesantren

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Menjaga kesehatan diri dan lingkungan bagi santri pondok pesantren (ponpes) menjadi salah satu syarat keberlangsungan belajar mengajar. Hal ini, turut menjadi...

PSI Usung Haryanto Arbi jadi Bacaleg

SEMARANG – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai melakukan penetrasi di Jateng untuk menghadapi Pileg 2019 mendatang. Nama pebulutangkis legendaris, Haryanto Arbi pun disebut-sebut bakal...

508 Kartunis Beradu Karya di Semarang

SEMARANG - Sebanyak 508 kartunis dari 66 negara bertarung dalam kompetisi bergengsi International Cartoon Contest 2017 yang akan dihelat di Kota Semarang. Total sebanyak 1.404 karya...

Ditegur, Nekat Bunuh Rekan Kerja

SEMARANG – Pelaku pembunuh pekerja bangunan di Gunungpati berhasil diringkus oleh petugas Polrestabes Semarang di kediamannya, Grobogan, Kamis (2/11) pagi. Pelaku Muhammad Yuda 18,...

Menarik Pembeli, Gelar Grebeg

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Lengkap dengan pakaian tradisional dilengkapi dengan beragam bawaan barang perkakas, para pedagang Pasar Bulu ramai-ramai mengelilingi dalamnya pasar, mulai lantai 3,...

Ganjar Heran, Ada Pejabat Terkena OTT KPK

BATANG-Gubernur Jateng, Ganjar Pronowo mengaku heran dengan adanya beberapa kepala daerah yang kena OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK. Padahal, dirinya mengaku tidak pernah...