Atasi Backlog, Siapkan Rusunawa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah mencatat kebutuhan akan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai di atas 750 ribu. Pendirian rumah susun sewa dan rumah khusus menjadi salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut.

Kasi Perumahan Umum Disperakim Jateng, Suprapta mengatakan, di Jawa Tengah masih banyak kepala keluarga dengan penghasilan kurang dari Rp 1 juta per bulan. Dengan jumlah penghasilan tersebut, para pekerja yang rata-rata informal ini sulit mendapatkan kredit perumahan yang diakomodir oleh perbankan. “Oleh karena itu, kami rencanakan membangun rusunawa dan rumah khusus,” ujarnya, Jumat (20/7).

Sejauh ini, ada dua lokasi yang direncanakan akan dibangun. Yaitu Muktiharjo Lor untuk rusunawa di Semarang, serta sebuah kawasan di Jepara untuk membangun rumah khusus bagi nelayan, buruh maupun MBR lainnya. “Sementara baru Semarang dan Jepara, karena lahan yang digunakan juga harus aset pemerintah provinsi,”ujarnya.

Sedangkan untuk kapasitas, satu blok rusunawa dengan lima lantai bisa digunakan untuk 70 keluarga. Rencananya, akan dibangun hingga 10 blok. Sehingga bisa menampung setidaknya 700 keluarga MBR yang butuh hunian layak.

Upaya ini dirasa bisa menjadi solusi yang cukup baik, mengingat rumah tapak sudah tidak memungkinkan akibat harga tanah yang sudah melambung. Selain itu, rusunawa dan rusus juga dinilai dapat mengurangi kekumuhan. “Bangunan yang per blok dianggarkan Rp 20 miliar ini, diharapkan bisa terealisasi pada 2020 mendatang, karena kami juga harus mematangkan lahan terlebih dahulu,” ujarnya. (dna/ton)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -