33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

17 Dewan Titip Absen, Paripurna Tetap Kuorum

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Jelang akhir  masa jabatan pada 2019 nanti, para anggota DPRD Kendal justru malah malas-malasan kerja untuk kepentingan rakyat.

Hal itu terbukti dalam gelaran Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Paripurna DPRD setempat, Jumat (20/7) kemarin.  Rapat tersebut membahas Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kendal 2017.

Rapat juga membahas tentang Penyampaian Kebajiakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2019. Dalam rapat yang agenda untuk membahas masa depan Kendal 2019 itu hanya dihadiri 13 anggota dewan saja.

Secara kuorum, jumlah tersebut jelas tidak memenuhi syarat untuk rapat paripurna dilaksanakan. Sebab syarat minimal rapat dianggap memenuhi kuorum jika kehadiran dewan lebih dari 50 persen plus satu. Jadi jika seluruh DPRD kendal ada 45, maka minimal kehadiran adalah 23 orang.

Tapi pantauan koran ini, rapat paripurna tetap digelar. Hal itu dilakukan lantaran pimpinan dewan mengacu pada absensi kehadiran. Dimana dalam kertas absen, jumlah kehadiran ada sebanyak 30 orang. Tapi yang berada di ruang  rapat hanya 13 anggota.

Jadi setidaknya ada 17 orang Dewan yang diduga hanya titip absen atau membolos dari rapat paripurna. Selain itu ada 15 anggota dewan yang tidak absen alias mangkir tanpa keterangan.  Tidak hanya anggota saja, tapi jajaran pimpinan dewan juga ada yang tidak hadir. Seperti Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, Wakil Ketua DPRD Kendal Sakdullah. Karena keduanya tidak hadir, rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD lainnya, Muhammad Makmun dan Mastur Samlawi.

Usai Rapat Paripurna Mastur Samlawi mengatakan dirinya tidak mengetahui kalau absensi penuh namun saat rapat kursi banyak yang kosong. “Saya sendiri datang terlambat beberapa menit sebelum acara dimulai,” katanya.

Ia mengaku saat datang, ia disodori absen oleh petugas sekretariat dewan. Saat itu ia lihat memang jumlah kehadiran ada 30 anggota dewan yang mengisi daftar hadir. “Karena kuorum maka kami mulai rapat peripurnanya. Ternyata saat rapat, yang hadir ruang kursi dewan banyak yang kosong,” ujar Mastur.

Salah satu anggota dewan berinisial M mengaku heran karena pagi banyak yang hadir, begitu akan mulai banyak justru para legislatif itu pulang alias membolos. “Anggota yang hadir dan yang bolos sama saja tidak ada bedanya jatahnya tetap sama,” tulisnya dalam status pesan WhatsApp.

Sementara Wakil Bupati Masrur Masykur saat dimintai komentar, mengaku dirinya tidak berhak untuk menilai anggota dewan. Namun ia melihat memang banyak anggota dewan yang hanya mengisi daftar hadir saja. “Kayaknya mereka tadi datang mengisi daftar hadir, langsung pulang,” Masrur. (bud/bas)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kenalkan Menabung Sejak Dini

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sebanyak 47 siswa TK Shekinah Temanggung dan 15 siswa SMA Bhakti Karya Kaloran mendatangi Kantor Cabang BNI Temanggung, Rabu (2/5). Mereka diundang...

GP Ansor Demak Siaga

DEMAK- Jajaran Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Demak secara resmi turut memberikan pernyataan sikap terkait dengan kasus penistaan agama oleh Basuki Djahaya Purnama (Ahok). Kasus...

Jalur Truk Desa Masin Mulai Diperbaiki

RADARSEMARANG.COM, BATANG – PT Waskita mulai rutin memperbaiki jalan rusak akibat dilewati truk proyek tersebut. Hal itu bagian dari menindaklanjuti kesepakatan dengan Kementrian Pekerjaan...

3 Kantin Sekolah Diterjang Puting Beliung

KENDAL—Hujan deras disertai angin lebat, mengakibatkan tiga kantin di SMK NU 02 Rowosari Kendal roboh hingga rata dengan tanah. Tidak hanya itu, ruang praktik sekolah, tempat kendaraan bermotor...

Melek Internet, Tim PKK Pleburan Kembangkan 16 UMKM

PLEBURAN – Pemkot Semarang mendorong tim Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di setiap kelurahan menggali dan mengoptimalkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang...

Penanganan Banjir Belum Serius

“Harus ada solusi segera atas bencana banjir Sayung ini. Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) harus ambil langkah segera untuk menormalisasi sungai,” Fahrudin Bisri...