33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Vonis Pelaku Politik Uang Dikurangi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Semarang telah memutus perkara banding atas praktik politik uang dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Temanggung 2018 dengan terdakwa Supriyono, warga Desa Gowak Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung. Amar putusan Pengadilan Tinggi Semarang Nomor 179/Pid.sus/2018/PT SMG tanggal 16 Juli 2018, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Supriyono dengan hukuman pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 200 juta. Jika tidak mampu membayar denda, maka hukuman penjara akan ditambah 1 bulan.

“Sidang putusan di Pengadilan Tinggi Semarang digelar Senin (16/7) lalu. Hari ini (kemarin, red) kita menerima berkas putusan tersebut,” ucap JPU Anthonius di Kantor Kejari Temanggung, Kamis (19/7).

Anthonius menjelaskan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Temanggung sebelumnya menjatuhkan vonis 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta kepada terdakwa Supriyono. Penasehat hukum terdakwa dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Temanggung Muhammad Jamal langsung mengajukan banding. “Kini putusan banding telah diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Semarang dengan hukuman 1 tahun dan denda Rp 200 juta. Lebih ringan 2 tahun dari vonis PN Temanggung,” ucapnya. Majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan.

Menurut Anthonius keputusan tersebut telah final dan berketetapan hukum tetap. “Hari ini telah eksekusi (putus). Terdakwa tidak bisa mengajukan kasasi, karena tindak pidana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hanya sampai banding,” tegasnya.

Atas amar putusan tersebut, terdakwa terpaksa menerima. Muhammad Jamal menuturkan, melihat putusan tersebut dirasa masih belum adil karena kliennya masih tetap dipenjara 1 tahun. “Seandainya boleh ada upaya hukum kasasi, langkah kasasi akan kami tempuh, namun karena tidak bisa, dengan terpaksa kami terima,” ucapnya.

Jamal menilai, dari sisi keadilan memang belum adil, masih tebang pilih. Sebab yang dijatuhi hukuman hanya pemberi uang, sedangkan penerima tidak. Padahal dalam UU dijelaskan, pemberi dan penerima harus mendapat hukuman. “Lha ini yang saya pertanyakan Panwaskab Temanggung. Apapun keputusannya ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim Pengadilan Tinggi yang memberikan hukuman lebih ringan dengan putusan Majelis Hakim PN Temanggung, dari hukuman 3 tahun menjadi 1 tahun,” jelasnya. (san/ton)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dewan Minta Pembangunan Embung Terus Digenjot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov diminta terus menggenjot dan memperbanyak pembangunan embung di Jateng. Secara keseluruhan, Jateng masih perlu pembangunan embung-embung terutama di daerah yang...

Dikhusus Latihan Fisik Para Atlet 

RADARSEMARANG.COM - KEPALA Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyatmoko mengakui GOR Tri Lomba Juang (TLJ) saat ini telah ramai digunakan masyarakat...

Selesai Akhir Tahun

DERETAN kendaraan berjalan melambat melintasi titik pengerjaan fisik proyek Underpass di Jatingaleh Semarang, Senin (27/2). Proyek pembangunan Underpass Jatingaleh ditargetkan selesai pada September 2017...

Dewan Gedok Tiga Perda

SEMARANG – DPRD Jateng merampungkan tiga rancangan peraturan daerah dan langsung disahkan menjadi perda dalam rapat paripurna, Selasa (25/4). Yakni Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan...

Tujuh Pasangan Mesum Digelandang Satpol PP

KAJEN-Sebanyak 14 orang remaja atau tujuh pasangan mesum diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan, dari kos-kosan di Kecamatan Kajen dan Karanganyar,...

Ber-Islam dengan Santun

RADARSEMARANG.COM - NABI Muhammad SAW selalu mengajarkan dan memberi teladan kepada umatnya agar bersikap lebih santun dalam menyampaikan seruan kebenaran atau berdakwah. Beliau juga...