33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Tak Ada Tempat Untuk Bonek

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang dipastikan tidak akan memberikan kuota tiket untuk pendukung Persebaya Surabaya dalam Liga 1 Indonesia Matchday ke-17 yang akan digelar di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (22/7).

“Keputusan ini adalah rekomendasi dari Polda Jateng yang disampaikan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Beliau tidak membolehkan pendukung Persebaya datang ke stadion dengan alasan keamanan,” kata Wakil Panpel PSIS Semarang, Pujiyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (19/7).

Pujiyanto juga mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Bantul dan Solo akibat ulah oknum pendukung Persebaya mengakibatkan adanya penolakan dari warga Magelang dan sekitarnya. “Dikhawatirkan apabila oknum pendukung Persebaya hadir akan terjadi kerusuhan yang serupa,” ujarnya.

Polda Jateng sudah berkoordinasi dengan Polda Jatim dan Polda DIY terkait hal ini, aparat keamanan nantinya akan berjaga-jaga di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persebaya.

Pujiyanto juga memastikan akan mencetak 10.000 tiket untuk pendukung PSIS. Kuota tiket ini lebih banyak daripada laga sebelumnya saat PSIS menjamu Madura United, mengingat laga digelar hari Minggu. Sehingga kemungkinan membludaknya penonton semakin tinggi, Panpel juga mengantisipasi hal tersebut dengan menyediakan layar lebar di luar stadion bagi pendukung PSIS yang kehabisan tiket pertandingan.

Sementara itu, skuad PSIS yang tidak diikutkan dalam pertandingan melawan Persipura pada hari Rabu lalu, dijadwalkan akan melakoni laga ujicoba dengan melawan salah satu klub lokal yang ada di Kota Magelang, ujicoba tersebut digelar hari ini. Dalam ujicoba tersebut manajemen PSIS ingin mencoba 2 pemain baru, yaitu pemain asal Korea Selatan, Bang Seung-Hwan dan pemain Timnas Lebanon, Abou Bakr Al-Mei.

“Satu poin yang kami dapatkan dari Persipura sangatlah berharga, itu sangat menambah motivasi para pemain untuk laga selanjutnya saat melawan Persebaya,” kata General Manager PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (cr2/zal)

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Seorang Ibu Tusuk Anaknya Yang Masih Balita

KAJEN- Diduga mengalami depresi karena kondisi ekononi yang berat dan ditinggal oleh suami, Syarenie,31, warga Desa Bojong Minggir RT 07 RT 04, Kecamatan Bojong,...

SDN Purwoyoso Pamerkan Karya Siswa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Siswa-siswi kelas VB SDN Purwoyoso 03 Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang menggelar pameran teknologi tepat guna hasil karya siswa sendiri. Ada beragam perangkat teknologi...

Grand Livina Sebabkan Kecelakaan Karambol

MAGELANG—Diduga akibat salah injak rem, Grand Livina nopol AA 8413 PA menabrak Toyota Inova H 8420 MG dan mengakibatkan tabrakan beruntun, Senin (28/8) sore,...

Semarang Jadi Contoh Kota Masa Depan

SEMARANG- Perkembangan teknologi Informasi di Kota Semarang semakin signifikan. Berbagai layanan berlomba-lomba menciptakan inovasinya agar dengan mudah diakses oleh masyarakat sehingga membuat kota lumpia...

Pejabat Kementerian PUPR Diperiksa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang menengarai adanya ketidakberesan terhadap infrastruktur jalan nasional, provinsi maupun dalam Kota Semarang. Hal ini menyusul sering terjadinya kecelakaan lalulintas,...

Kenalkan Metode Kepelatihan Baru

SEMARANG – Pelatih atlet dituntut menguasai iptek kepelatihan yang terus berkembang. Sebab metode yang diberikan untuk melatih atlet bukan hafalan. Hal tersebut diungkapkan Dosen...