Pembangunan Desa Diminta Prorakyat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Kepala desa diminta untuk menunjukkan kinerja yang prorakyat. Yakni membangun dan memajukan desa dengan penuh rasa bertanggungjawab. Hal itu mengingat anggaran yang diterima desa semakin tahun semakin besar jumlahnya.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur di sela Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kendal yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kendal, Kamis (19/7).

Menurut Masrur, anggaran yang diterima desa baik dari Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) semakin tahun meningkat jumlahnya.“Selain untuk membangun infrastruktur desa, juga harus digunakan dalam mengembangkan BUMDes. Sehingga bisa maju dan berkembang saja, tapi masyarakatnya juga ikut sejahtera. Jadi harus pintar dan jeli dalam pengelolaannya,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya DD, ADD yang bersumber dari daerah maupun pusat menjadi kesempatan setiap desa untuk melakukan berbagai rumusan dan ide kreatif membangun desa. Yakni dengan melahirkan keputusan dan gagasan baru. “Jadi harus jeli melihat potensi desanya,” tandasnya.

Makanya, ia berharap setiap desa mampu mengembangkan sistem perencanaan dan penganggaran desa melalui mekanisme akuntabilitas sosial yang inovatif. Yakni dengan menggunakan metode pendekatan secara inklusif dalam sosial kemasyarakatan. “Sehingga aspirasi warga bisa terserap secara merata,” jelasnya.

Ia meminta agar Kades dan perangkatnya untuk aktif mendorong warga yang mempunyai prakarsa, gerakan, dan partisipasi dalam mewujudkan sistem penganggaran desa. “Warga desa memiliki kemampuan terlibat aktif dan inovatif dalam mengembangkan perencanaan dan penganggaran desa partisipatif,”  tambahnya.

Ketua Demisioner PPDI Kendal, Chumaidi menambahkan, program PPDI tahun ini adalah penguatan masalah perundang-undangan dana desa. Hal ini penting agar semua perangkat desa memahami mekanisme pertanggungjawaban anggaran pemerintah.

“Sehingga dalam pelaporan bisa sesuai dan tidak ada perangkat yang terjerat masalah hukum lantaran kesalahan dalam pelaporan. Makanya rencananya kami akan bekerjasama dengan lembaga bantuan hokum maupun kejaksaan,” katanya.

Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono, berpesan pembangunan desa mengacu pada RPJMD Kendal. Di antaranya membantu mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran. “Perangkat desa diharapkan aktif memberi masukan kepada kepala desa supaya program pembangunan desa bisa berjalan dengan optimal,” ujarnya. (bud/bas)

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -